Demam Piala Dunia, Tradisi Nobar Satukan Pecinta Sepak Bola di Bengkulu

  • 09 Jun 2026 07:27 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Piala Dunia selalu menjadi magnet bagi pecinta sepak bola di berbagai belahan dunia, termasuk di Kota Bengkulu. Meski pertandingan berlangsung di negara lain, atmosfer kompetisi paling bergengsi di dunia itu tetap terasa melalui berbagai kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar komunitas, kafe, hingga kelompok masyarakat.

Bagi banyak warga, Piala Dunia bukan sekadar ajang olahraga. Turnamen empat tahunan ini telah menjadi ruang kebersamaan yang menyatukan berbagai kalangan dalam satu semangat yang sama, yakni menikmati pertandingan dan mendukung tim favorit mereka.

Pemain sepak bola Bengkulu, Rizky Saputra, mengatakan setiap gelaran Piala Dunia selalu menghadirkan inspirasi bagi para pemain muda yang sedang meniti karier di dunia sepak bola. Menurutnya, menyaksikan pemain-pemain terbaik dunia bertanding menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan disiplin dalam berlatih.

"Piala Dunia adalah panggung tertinggi dalam sepak bola. Sebagai pemain, saya selalu menantikan momen ini karena banyak pelajaran yang bisa diambil, baik dari teknik individu, kerja sama tim, maupun mental bertanding. Melihat bagaimana pemain-pemain terbaik dunia berjuang membawa nama negaranya membuat kami yang bermain di daerah semakin termotivasi untuk terus berkembang dan mengejar mimpi di dunia sepak bola," ujar Rizky .

Euforia yang sama juga dirasakan para pelatih sepak bola di Bengkulu. Andi Kurniawan, menilai Piala Dunia menjadi sarana pembelajaran yang sangat berharga bagi pelatih dan pemain dalam memahami perkembangan strategi sepak bola modern.

"Piala Dunia selalu menghadirkan inovasi dan tren baru dalam permainan sepak bola. Kami biasanya mengajak para pemain muda untuk menonton pertandingan bersama sambil berdiskusi tentang taktik, cara membangun serangan, hingga pola pertahanan yang diterapkan tim-tim besar. Ini menjadi metode belajar yang menyenangkan karena mereka bisa melihat langsung penerapan teori di level tertinggi sepak bola dunia," katanya.

Di Bengkulu, tradisi nobar telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perhelatan Piala Dunia. Sejumlah lokasi dipadati masyarakat yang ingin merasakan sensasi menyaksikan pertandingan bersama-sama, terutama saat tim-tim unggulan berlaga di babak penting.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....