134 Peserta Ramaikan Kejuaraan Muaythai Tradisional Tibo-Tibo Duel Seri 3
- 13 Sep 2026 10:05 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu – Kejuaraan Muaythai Tradisional Indonesia Provinsi Bengkulu bertajuk “Tibo-Tibo Duel” Seri 3 digelar di Atrium Bencoolen Mall, Kota Bengkulu, dengan memperebutkan Piala Wali Kota dan Piala Ketua DPRD Kota Bengkulu. Ajang tersebut menjadi wadah bagi para atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus memperluas pengalaman bertanding dalam olahraga tarung tradisional.
Kejuaraan ini diikuti sebanyak 134 peserta yang berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu serta peserta dari Provinsi Sumatera Selatan. Kehadiran peserta dari luar daerah menunjukkan kompetisi Tibo-Tibo Duel mulai mendapat perhatian sebagai salah satu ruang pembinaan dan pengembangan olahraga tarung.
Ketua DPRD Kota Bengkulu secara langsung membuka kejuaraan tersebut di hadapan para peserta, pelatih, panitia dan masyarakat yang hadir. Pembukaan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan olahraga yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kemampuan melalui kompetisi yang terarah.
Ketua DPRD Kota Bengkulu Herimanto menyampaikan bahwa kejuaraan seperti Tibo-Tibo Duel tidak hanya berbicara mengenai pertandingan, tetapi juga menjadi sarana membangun disiplin dan sportivitas peserta. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi para atlet untuk mengembangkan kemampuan, menjaga sportivitas dan terus berprestasi,” ujar Herimanto.
Pertandingan yang berlangsung di ruang publik seperti Atrium Bencoolen Mall juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat olahraga tarung tradisional. Bencoolen Mall sendiri pada September 2026 menjadi lokasi rangkaian Bencoolen Sports Week yang menghadirkan sejumlah kegiatan olahraga, termasuk Tibo-Tibo Duel.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 134 orang, kejuaraan Seri 3 ini sekaligus memperlihatkan tingginya minat terhadap olahraga tarung di wilayah Bengkulu dan daerah sekitarnya. Kompetisi tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat membawa nama daerah dalam berbagai kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.
Selain mengejar prestasi, para peserta dituntut menjunjung tinggi aturan pertandingan dan nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung. Semangat tersebut penting agar olahraga tarung dapat berkembang sebagai kegiatan positif yang mengedepankan kemampuan, kedisiplinan dan penghormatan terhadap lawan.
Kejuaraan Tibo-Tibo Duel Seri 3 diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan. Dukungan pemerintah daerah, pengurus olahraga, pelatih, orang tua dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan ekosistem olahraga yang mampu memberikan ruang bagi atlet muda berkembang dan berprestasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....