Festival Pantai Panjang 2026 Ditutup, Bengkulu Perkuat Wisata dan Budaya Pesisir

  • 27 Jul 2026 07:57 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu – Festival Pantai Panjang Bengkulu Tahun 2026 resmi ditutup di panggung utama kawasan Pantai Panjang, tepatnya di depan Nala Sea Side, Minggu 26 Juli 2026 malam. Penutupan festival bertema "Bengkulu Pesta Pesisir" menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang memadukan promosi pariwisata, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Acara penutupan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota Bengkulu, TNI-Polri, Ketua Umum Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia (LEPRID), tokoh adat, pelaku seni budaya, serta sekitar 100 tamu undangan. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan dukungan bersama terhadap pengembangan sektor pariwisata dan budaya di Kota Bengkulu.

Rangkaian seremoni diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kota Bengkulu, dilanjutkan pembacaan doa serta sambutan pemerintah daerah. Momentum tersebut juga diisi dengan penyerahan penghargaan dari LEPRID atas pencapaian Bengkulu Menari 2026, yang mencatat rekor melalui penampilan sekitar 15 ribu penari Tari Sapu Tangan membentuk barisan sepanjang 3,6 kilometer di kawasan Pantai Panjang.

Prosesi penutupan ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional dhol yang menjadi simbol berakhirnya festival. Suasana semakin semarak melalui penampilan Tari Lenggang Gadis Pesisir Bumi Rafflesia dan pertunjukan solo dari Merisa yang menghibur masyarakat hingga penghujung acara.

Sebelum malam penutupan, hari ketiga festival diawali dengan Parade Telong-telong dan pertunjukan kolosal Bengkulu Menari di sepanjang pesisir Pantai Panjang. Di saat yang sama, puluhan stan UMKM tetap beroperasi sejak pagi hingga malam untuk menghadirkan berbagai produk kuliner, kerajinan, dan hasil usaha masyarakat lokal.

Dalam sambutan Wali Kota Bengkulu yang dibacakan Asisten I Kota Bengkulu Alex Priansyah menyampaikan apresiasi kepada panitia, Forkopimda, TNI-Polri, perangkat daerah, pelaku UMKM, komunitas seni budaya, serta masyarakat yang telah mendukung kelancaran festival. Menurutnya, Festival Pantai Panjang menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memperkenalkan potensi wisata, mengangkat budaya daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor UMKM.

"Festival Pantai Panjang merupakan upaya Pemerintah Kota Bengkulu untuk mempromosikan sektor pariwisata, memperkenalkan kekayaan budaya daerah, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bengkulu."Ujar Alex Priansyah . Ia juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan, keamanan, ketertiban, dan kelestarian Pantai Panjang sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus aset kebanggaan daerah.

Pemerintah Kota Bengkulu turut memberikan penghargaan kepada para pelaku seni dan budaya yang telah menampilkan berbagai atraksi khas Bengkulu selama festival berlangsung. Seluruh rangkaian penutupan berakhir sekitar pukul 21.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menutup pelaksanaan Festival Pantai Panjang Bengkulu Tahun 2026 dengan harapan mampu meningkatkan daya tarik wisata di Provinsi Bengkulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....