Segudang Manfaat Teh Rosela untuk Kesehatan Tubuh dan Pencegahan Penyakit

  • 25 Agt 2026 10:28 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Teh rosela yang terbuat dari kelopak bunga Hibiscus sabdariffa semakin populer sebagai minuman herbal kaya nutrisi. Warnanya yang merah menyala serta rasanya yang segar menyimpan berbagai kandungan senyawa aktif yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Minuman tradisional ini mengandung antioksidan tinggi seperti antosianin, vitamin C, serta polifenol yang ampuh melawan radikal bebas. Mengonsumsinya secara rutin dipercaya dapat membantu menjaga kebugaran fisik serta mencegah kerusakan sel-sel tubuh.

Menurunkan Tekanan Darah dan Menjaga Kesehatan Jantung

Salah satu khasiat utama teh rosela adalah kemampuannya dalam membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Senyawa alami di dalamnya bekerja melemaskan pembuluh darah sehingga aliran darah ke seluruh tubuh menjadi lebih lancar.

Selain meredakan hipertensi, konsumsi ekstrak rosela secara teratur juga efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Kombinasi efek ini sangat berperan penting dalam meminimalkan risiko serangan jantung maupun penyakit stroke.

Mengontrol Kadar Gula Darah dan Membantu Menurunkan Berat Badan

Bagi penderita diabetes, teh rosela dapat membantu meningkatkan sensitivitas hormon insulin dalam mengontrol kadar gula darah. Asupan herbal ini bekerja menghambat penyerapan karbohidrat berlebih sehingga lonjakan glukosa setelah makan dapat dicegah.

Kandungan asam organik di dalam tanaman rosela juga terbukti mampu merangsang metabolisme dan pembakaran lemak tubuh. Efek ini menjadikannya sebagai alternatif minuman pendamping yang sangat baik bagi Anda yang sedang menjalani program diet.

Kandungan vitamin C dan zat besi yang tinggi dalam teh rosela berfungsi memperkuat sistem kekebalan tubuh dari infeksi kuman. Antioksidan di dalamnya turut menjaga fungsi organ hati agar tetap optimal dalam menyaring racun dari tubuh.

Meskipun kaya manfaat, Anda diimbau untuk tidak mengonsumsi minuman herbal ini secara berlebihan agar terhindar dari efek iritasi lambung. Informasi dalam artikel berita ini dirangkum berdasarkan rujukan riset dari Journal of Ethnopharmacology, Nutrients, serta laporan medis Mayo Clinic.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....