Nyeri Haid, Apakah Berbahaya?
- 31 Jul 2026 23:23 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan- Bahaya Nyeri Haid atau dismaenore yang parah dapat meliputi risiko endometriosis, gangguan aktivitas harian, hingga kemandulan.
Dilansir dari Laman Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Nyeri haid yang tidak biasa sering kali menjadi tanda adanya penyakit endometriosis di dalam tubuh wanita. Jaringan rahim yang tumbuh di luar tempatnya ini bisa merusak organ panggul dan memicu rasa sakit yang luar biasa.
Rasa sakit yang terlalu hebat juga membuat wanita tidak bisa beraktivitas secara normal setiap bulan. Akibatnya, pekerjaan atau proses belajar di sekolah menjadi terganggu dan terbengkalai.
Kondisi ini kadang memicu masalah kesuburan jika penyebabnya adalah penyakit berat pada organ reproduksi. Wanita bisa mengalami kesulitan untuk hamil di kemudian hari akibat gangguan tersebut.
Perdarahan yang sangat berlebihan sering menyertai rasa sakit parah selama masa haid berlangsung. Tubuh wanita bisa kekurangan darah atau anemia yang membuat badan terasa sangat lemas dan pusing.
Rasa sakit yang terus-menerus juga dapat memicu stres mental serta depresi bagi penderitanya. Beban pikiran ini membuat kualitas hidup wanita menurun drastis dari hari ke hari.
Beberapa kasus nyeri haid tersembunyi juga disebabkan oleh pertumbuhan tumor jinak seperti miom di rahim. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, benjolan ini bisa membesar dan membahayakan kesehatan organ intim.
Pemeriksaan medis ke dokter sangat dianjurkan agar bahaya yang lebih besar dapat dicegah sejak dini. Penanganan yang tepat akan membuat tubuh wanita kembali sehat dan bebas dari rasa sakit. Salam sehat!
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....