Mengenal Infeksi Parasit Cyclospora: Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahannya
- 23 Jul 2026 07:33 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) terus mengingatkan masyarakat akan ancaman infeksi parasit Cyclospora yang kerap memicu gangguan pencernaan serius. Penyakit usus yang dikenal sebagai cyclosporiasis ini disebabkan oleh organisme mikroskopis bersel tunggal bernama Cyclospora cayetanensis.
Parasit ini masuk ke dalam tubuh manusia terutama melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi oleh feses. Produk segar seperti buah beri, ketumbar, dan sayuran mentah sering menjadi perantara utama penyebarannya.
Gejala utama dari infeksi ini adalah diare cair berulang yang dapat berlangsung selama beberapa hari hingga berminggu-minggu jika tidak ditangani. Penderita juga kerap mengalami kram perut, mual, kehilangan nafsu makan, hingga kelelahan berlebih.
Menariknya, parasit Cyclospora tidak langsung menular dari orang ke orang segera setelah dikeluarkan melalui feses pasien. Organisme ini membutuhkan waktu beberapa hari hingga berminggu-minggu di lingkungan luar untuk berkembang menjadi bentuk yang infektif.
Penegakan diagnosis membutuhkan pemeriksaan laboratorium khusus terhadap sampel tinja pasien untuk mengidentifikasi keberadaan parasit tersebut. Setelah terkonfirmasi, pengobatan standar yang diresepkan oleh dokter umumnya mengandalkan kombinasi antibiotik trimethoprim-sulfamethoxazole.
Langkah pencegahan terbaik melibatkan pengolahan bahan pangan secara higienis, termasuk mencuci bersih buah dan sayur dengan air mengalir. Selain itu, proses memasak bahan makanan hingga matang sempurna juga ampuh melumpuhkan parasit ini.
Masyarakat diimbau untuk senantiasa menjaga sanitasi diri dan rutin mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan. Kebiasaan hidup bersih ini menjadi kunci utama untuk memutus rantai penularan infeksi usus tersebut secara menyeluruh.
Sumber
- Centers for Disease Control and Prevention (CDC):Parasites - Cyclosporiasis (Cyclospora Infection) — cdc.gov/parasites/cyclosporiasis
- World Health Organization (WHO): Food safety and waterborne parasites guidance.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....