Hari Bidan Internasional, IBI Kota Bengkulu Gelar Baksos Pelayanan KB Serentak
- 07 Mei 2026 19:05 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Dalam rangka memperingati Hari Bidan Internasional, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) bekerja sama dengan instansi terkait menggelar bakti sosial pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak di Klinik Alwi Barokah, Air Sebakul, Kota Bengkulu. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program perencanaan keluarga di tingkat nasional maupun daerah.
Pelayanan KB yang dilaksanakan meliputi konsultasi kesehatan reproduksi, pemasangan alat kontrasepsi, hingga edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga. Antusias masyarakat terlihat cukup tinggi karena layanan diberikan secara langsung dan mudah dijangkau.
Ketua Cabang IBI Kota Bengkulu periode 2023-2028, Bdn. Jainati, S.ST, SKM mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan jumlah akseptor KB, khususnya pengguna metode kontrasepsi jangka panjang. Menurutnya, peran bidan sangat penting dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat agar lebih memahami manfaat program KB bagi kesehatan keluarga.
“Bidan tidak hanya bertugas memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi pelaksana dalam memberikan motivasi, konseling, dan edukasi kepada masyarakat terkait kesiapan penggunaan alat kontrasepsi,” ujar Jainat.
Ia menambahkan, pendekatan yang baik kepada masyarakat dapat meningkatkan kesadaran pasangan usia subur untuk mengikuti program KB secara berkelanjutan.
Jainati juga berharap kegiatan bakti sosial tersebut mampu membantu pencapaian target akseptor KB di Provinsi Bengkulu. Ia menyebutkan bahwa target pengguna layanan KB di Bengkulu tahun ini mencapai sekitar 17 ribu akseptor.
Sementara itu, Ketua DPD IPeKB Indonesia Provinsi Bengkulu, Helmi Suanda, S.Sos menyampaikan bahwa sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah menjadi langkah penting dalam mendukung keberhasilan program keluarga berencana. Menurutnya, pelayanan serentak seperti ini dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan reproduksi yang aman dan berkualitas.
“Program KB bukan hanya soal pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas. Karena itu, edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan secara berkesinambungan,” kata Helmi Suanda.
Melalui kegiatan bakti sosial pelayanan KB serentak ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat. Selain membantu pencapaian target akseptor, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata kepedulian bidan dalam mendukung kesehatan ibu dan keluarga di Provinsi Bengkulu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....