Redakan Jerawat Batu dengan Es Batu: Cara Simpel yang Bikin Kulit Lebih Tenang

  • 30 Apr 2026 19:47 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Jerawat batu atau dalam istilah medis dikenal sebagai cystic acne sering kali menjadi masalah kulit yang cukup mengganggu, terutama karena ukurannya yang besar, terasa nyeri, dan biasanya muncul di area wajah. Banyak orang mencari cara sederhana untuk meredakannya, salah satunya dengan mengompres menggunakan batu es. Metode ini terdengar sepele, tetapi ternyata memiliki dasar ilmiah yang cukup kuat jika digunakan dengan tepat.

Kompres es bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah di area kulit yang meradang. Saat jerawat batu muncul, terjadi peradangan di bawah permukaan kulit yang menyebabkan kemerahan dan pembengkakan. Dengan menempelkan es yang dibungkus kain bersih selama beberapa menit, peradangan tersebut bisa berkurang secara bertahap. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), terapi dingin dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit pada kondisi inflamasi kulit.

Selain itu, sensasi dingin dari es juga membantu meredakan nyeri yang sering menyertai jerawat batu. Rasa sakit ini muncul karena tekanan di bawah kulit akibat penumpukan minyak dan bakteri. Dengan kompres es, saraf di sekitar area tersebut menjadi kurang sensitif sehingga rasa nyeri bisa lebih terkontrol. Hal ini juga sejalan dengan penjelasan dari Mayo Clinic yang menyebutkan bahwa suhu dingin dapat memberikan efek anestesi ringan pada jaringan kulit.

Meski begitu, penggunaan batu es tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Es tidak disarankan ditempelkan langsung ke kulit tanpa pelapis karena bisa menyebabkan iritasi atau bahkan ice burn. Idealnya, es dibungkus dengan kain tipis atau handuk kecil, lalu ditempelkan selama 5–10 menit, dan bisa diulang beberapa kali sehari. Pendekatan ini membantu menjaga kulit tetap aman sekaligus mendapatkan manfaat maksimal.

Perlu diingat bahwa kompres es hanya membantu meredakan gejala, bukan menyembuhkan jerawat batu secara menyeluruh. Jerawat jenis ini biasanya memerlukan perawatan lebih lanjut seperti penggunaan obat topikal atau konsultasi dengan dokter kulit. Menurut jurnal Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, jerawat kistik sering membutuhkan terapi kombinasi karena melibatkan peradangan yang cukup dalam di lapisan kulit.

Menariknya, banyak orang menggabungkan kompres es dengan rutinitas perawatan kulit lainnya, seperti membersihkan wajah secara teratur dan menggunakan produk non-komedogenik. Kombinasi ini dapat membantu mencegah jerawat baru sekaligus mempercepat pemulihan jerawat yang sudah ada. Namun, penting untuk tidak memencet jerawat batu karena dapat memperparah peradangan dan meningkatkan risiko bekas luka.

Pada akhirnya, kompres batu es bisa menjadi solusi praktis dan mudah untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat jerawat batu. Meski bukan pengobatan utama, cara ini cukup efektif sebagai pertolongan pertama di rumah. Jika jerawat tidak kunjung membaik atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....