Kenapa Mata Sering Berkedut? Ini Penjelasan Ringannya
- 09 Apr 2026 19:19 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pernah merasa mata tiba-tiba berkedut sendiri tanpa sebab yang jelas? Kondisi ini memang cukup umum terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Dalam dunia medis, kedutan pada mata dikenal sebagai myokymia, yaitu kontraksi otot kecil di kelopak mata yang terjadi secara berulang dan tidak disadari. Meski sering dianggap sepele, kedutan ini bisa terasa mengganggu, apalagi jika terjadi berulang dalam waktu lama.
Salah satu penyebab paling umum mata berkedut adalah kelelahan. Kurang tidur atau terlalu lama menatap layar gadget dapat membuat otot mata menjadi tegang. Menurut American Academy of Ophthalmology, kelelahan mata akibat aktivitas visual berlebih dapat memicu kontraksi otot secara spontan. Jadi, kalau kamu sering begadang atau terlalu lama scroll ponsel, jangan heran kalau mata mulai berulah.
Selain itu, stres juga punya peran besar. Saat tubuh berada dalam kondisi tertekan, sistem saraf bisa menjadi lebih sensitif, termasuk saraf di area mata. Hal ini membuat otot mata lebih mudah mengalami kedutan. Stres adalah salah satu pemicu utama myokymia, terutama jika berlangsung dalam jangka waktu lama, tulis Cleveland Clinic dalam salah satu publikasi kesehatannya.
Konsumsi kafein berlebihan juga bisa jadi penyebab lainnya. Minuman seperti kopi, teh, atau minuman energi dapat merangsang sistem saraf sehingga otot menjadi lebih aktif dari biasanya. Jika dikonsumsi berlebihan, efeknya bisa membuat otot di kelopak mata ikut berkedut. Mengurangi asupan kafein sering kali membantu meredakan kondisi ini.
Tak hanya itu, mata kering dan iritasi juga bisa memicu kedutan. Paparan debu, angin, atau penggunaan lensa kontak yang terlalu lama dapat membuat mata tidak nyaman. Dalam beberapa kasus, kekurangan nutrisi seperti magnesium juga disebut-sebut berkontribusi terhadap gangguan otot ringan, termasuk kedutan pada mata, meski hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Meski umumnya tidak berbahaya, kamu tetap perlu waspada jika kedutan berlangsung lama, semakin sering, atau disertai gejala lain seperti mata tertutup sendiri atau kejang pada wajah. Jika kondisi ini terjadi, sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga medis. Namun untuk kasus ringan, cukup dengan istirahat yang cukup, mengelola stres, dan menjaga pola hidup sehat, kedutan biasanya akan hilang dengan sendirinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....