Bahaya Kebiasaan Menggigit Kuku yang Sering Diremehkan
- 08 Feb 2026 05:25 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Menggigit kuku sering dianggap kebiasaan sepele. Banyak orang melakukannya tanpa sadar saat gugup, bosan, atau stres. Padahal, di balik kebiasaan kecil ini, tersimpan berbagai dampak yang bisa mengganggu kesehatan dan penampilan.
1. Sarang Kuman Masuk ke Tubuh
Kuku dan ujung jari adalah tempat favorit kuman berkumpul. Saat kuku digigit, bakteri dan virus dari tangan bisa langsung masuk ke mulut. Risiko infeksi pencernaan hingga sariawan pun meningkat.
Menurut ahli kesehatan dari American Academy of Dermatology, kebiasaan ini bisa memindahkan bakteri seperti E. coli dan Salmonella dari tangan ke dalam tubuh.
2. Merusak Kuku dan Kulit Sekitarnya
Menggigit kuku membuat kuku tumbuh tidak rata, rapuh, bahkan bisa mengalami infeksi di sekitar kuku (paronikia). Kulit di sekitar kuku juga bisa luka dan terasa nyeri.
Jika dilakukan terus-menerus, bentuk kuku bisa berubah dan terlihat tidak sehat dalam jangka panjang.
3. Gangguan pada Gigi dan Rahang
Tanpa disadari, menggigit kuku memberi tekanan berlebih pada gigi depan. Lama-kelamaan, kebiasaan ini dapat menyebabkan: Gigi retak atau aus, Posisi gigi bergeser, Nyeri rahang.
Dokter gigi menyebut kebiasaan ini sebagai salah satu faktor kecil yang dapat memicu masalah struktur gigi.
4. Memicu Infeksi Mulut
Luka kecil di sekitar kuku bisa menjadi pintu masuk bakteri. Saat jari masuk ke mulut, bakteri tersebut dapat memicu infeksi pada gusi dan jaringan mulut, termasuk radang gusi.
5. Tanda Stres atau Cemas Berlebihan
Secara psikologis, menggigit kuku sering dikaitkan dengan stres, kecemasan, atau kebiasaan kompulsif. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini bisa menjadi tanda tubuh sedang butuh istirahat mental.
Cara Mengurangi Kebiasaan Menggigit Kuku:
1. Jaga kuku tetap pendek dan bersih
2. Gunakan kuteks pahit khusus anti-gigit kuku
3. Alihkan tangan dengan aktivitas lain
4. Kelola stres dengan relaksasi ringan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....