Kebiasaan yang Harus Dihindari Agar Tidur Nyenyak
- 25 Jan 2026 01:52 WIB
- Bintuhan
RRI CO.ID, Bintuhan - Paparan cahaya biru dari gawai dan televisi menjadi faktor utama yang sering menghambat kantuk di malam hari. Cahaya dari layar HP atau laptop menekan produksi hormon melatonin, sehingga otak tetap merasa waspada meski tubuh sudah merasa lelah. Untuk mengatasinya, sangat disarankan untuk menjauhkan semua perangkat elektronik setidaknya 60 menit sebelum waktu tidur agar sistem saraf dapat berelaksasi secara alami.
Selain faktor teknologi, asupan makanan dan minuman juga sangat memengaruhi kualitas istirahat. Kafein yang dikonsumsi pada sore hari sering kali masih aktif di dalam sistem tubuh hingga tengah malam, sementara makanan berat, pedas, atau berlemak memaksa sistem pencernaan bekerja keras saat seharusnya beristirahat. Hindarilah makan besar setidaknya tiga jam sebelum tidur untuk mencegah gangguan asam lambung yang bisa merusak kenyamanan posisi tidur Anda.
Sering kali orang menganggap alkohol sebagai bantuan tidur, padahal zat ini justru merusak fase tidur terdalam (REM) yang krusial bagi pemulihan mental. Hal serupa berlaku pada olahraga intensitas tinggi di malam hari; lonjakan adrenalin dan suhu tubuh yang meningkat justru akan membuat Anda tetap terjaga. Jika ingin bergerak di malam hari, pilihlah aktivitas fisik yang menenangkan seperti yoga atau peregangan ringan daripada latihan beban atau kardio yang berat.
Terakhir, kesehatan emosional sebelum memejamkan mata tidak boleh diabaikan. Menonton berita negatif, film horor, atau melakukan diskusi berat tentang masalah keuangan dapat memicu hormon kortisol yang menyebabkan stres. Menciptakan suasana tenang dan menghindari konflik di penghujung hari akan membantu pikiran lebih rileks, sehingga transisi menuju tidur menjadi lebih mudah dan kualitas bangun pagi Anda menjadi lebih segar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....