Tanda Black Garlic Sudah Tidak Layak Konsumsi
- 31 Des 2025 15:51 WIB
- Bintuhan
KBRN, Bintuhan : Kepopuleran black garlic atau bawang hitam sebagai suplemen kesehatan terus meningkat berkat kandungan antioksidannya yang tinggi. Namun, di balik manfaatnya yang melimpah, konsumen diingatkan untuk tetap selektif. Meski memiliki masa simpan yang relatif lama, black garlic tetap bisa mengalami kerusakan jika disimpan secara sembarangan.
Para ahli pangan memperingatkan bahwa mengonsumsi bawang hitam yang sudah rusak bukan hanya menghilangkan manfaat kesehatannya, tetapi juga berisiko menyebabkan gangguan pencernaan. Keamanan pangan harus tetap menjadi prioritas utama bagi konsumen sebelum memasukkannya ke dalam menu harian.
Berikut adalah tiga tanda utama yang menunjukkan black garlic sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi:
1. Munculnya Jamur di Permukaan
Tanda yang paling mudah dikenali adalah munculnya serbuk atau serabut berwarna putih, hijau, atau hitam pada permukaan kulit maupun siung bawang. Kelembapan tinggi dalam wadah penyimpanan biasanya menjadi pemicu utama. Jika ditemukan titik jamur, segera buang bawang tersebut karena spora jamur dapat menyebar ke seluruh bagian meskipun tidak terlihat secara kasat mata.
2. Perubahan Aroma yang Ekstrem
Secara alami, black garlic memiliki aroma manis lembut khas fermentasi yang menyerupai buah. Waspadalah jika bawang mulai mengeluarkan aroma busuk atau asam menyengat yang tidak wajar. Bau tajam ini merupakan indikasi adanya aktivitas bakteri pembusuk yang menandakan terjadinya degradasi protein atau kontaminasi kuman berbahaya.
3. Perubahan Tekstur: Benyek atau Mengeras
Kualitas black garlic yang baik adalah kenyal layaknya kurma. Jika tekstur berubah menjadi sangat berair atau benyek, hal itu menunjukkan kadar air berlebih yang mempercepat pembusukan. Sebaliknya, jika tekstur menjadi sangat keras hingga tidak bisa digigit, itu menandakan bawang sudah teroksidasi total dan kehilangan kelembapan alaminya, sehingga kandungan nutrisinya pun dipastikan ikut berkurang.
Untuk mencegah kontaminasi, gunakan wadah kedap udara dan selalu pastikan tangan dalam kondisi kering saat mengambil bawang. "Jangan hanya tergiur khasiatnya, keamanan pangan tetap yang utama. Jika ada keraguan pada tekstur atau bau, sebaiknya jangan dikonsumsi," pungkas para praktisi kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....