Kenali Penyebab, Gejala Hingga Pengobatan Penyakit Jantung Aritmia
- 21 Mar 2025 04:27 WIB
- Bintuhan
KBRN, Bintuhan : Penyakit jantung Aritmia adalah gangguan yang terjadi pada irama jantung. Penderita aritmia bisa merasakan irama jantungnya terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Aritmia normal terjadi pada kondisi jantung yang sehat. Namun, bila terjadi terus menerus atau berulang, aritmia bisa menandakan adanya masalah pada organ jantung.
1. Jenis Aritmia
Ada beberapa jenis aritmia yang paling sering dijumpai, yaitu:
• Atrial fibrilasi, yaitu kondisi ketika jantung berdetak lebih cepat dan tidak teratur
• AV blok, yaitu kondisi ketika jantung berdetak lebih lambat
• Supraventrikular takikardi, yaitu kondisi ketika denyut jantung terlalu cepat
• Ventrikel ekstra sistol, yaitu kondisi ketika ada denyutan lain di luar denyut normal
• Ventrikel fibrilasi, yaitu kondisi ketika jantung hanya bergetar
2. Penyebab Aritmia
Aritmia terjadi ketika impuls listrik yang berfungsi mengatur detak jantung tidak bekerja dengan baik. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh sejumlah kondisi di bawah ini:
• Konsumsi obat pilek atau obat alergi
• Sleep apnea
• Hipertensi
• Diabetes
• Gangguan elektrolit, seperti kelebihan atau kekurangan kalium, hiperkalemia, dan hipomagnesemia
• Gangguan tiroid, misalnya hipertiroidisme
• Kelainan katup jantung
• Penyakit jantung bawaan, seperti tetralogy of Fallot
• Penyakit jantung koroner
• Serangan jantung
• Kardiomiopati
• Torsade de pointes
Selain kondisi medis, aritmia juga dapat dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat, seperti:
• Tidak dapat mengelola stres dengan baik
• Kurang tidur
• Merokok
• Mengonsumsi minuman beralkohol atau berkafein secara berlebihan
• Menyalahgunakan NAPZA
3. Gejala Aritmia
Aritmia bisa terjadi tanpa menimbulkan gejala, sehingga kadang tidak disadari oleh penderitanya. Gejala aritmia yang dapat muncul antara lain:
• Jantung berdetak lebih cepat dari normal (takikardia)
• Jantung berdetak lebih lambat dari normal (bradikardia)
• Pusing
• Pingsan
• Cepat lelah
• Sesak napas
• Nyeri dada
Perlu diketahui, seseorang yang mengalami gejala di atas belum tentu mengalami aritmia. Oleh karena itu, pemeriksaan oleh dokter diperlukan agar dapat diketahui apa yang memicu gejala tersebut.
4. Pencegahan Aritmia
Seperti telah dijelaskan di atas, banyak faktor yang bisa menyebabkan aritmia. Oleh karena itu, pencegahannya tergantung pada penyebab aritmia tersebut.
Secara umum, artimia dapat dicegah dengan menjaga kesehatan jantung, yaitu dengan:
• Berhenti merokok
• Mengonsumsi makanan sehat
• Menjaga berat badan ideal
• Berolahraga secara teratur
• Membatasi konsumsi minuman beralkohol dan berkafein
• Menghindari konsumsi obat tanpa petunjuk dokter
Penderita penyakit jantung perlu melakukan kontrol rutin ke dokter agar kondisi penyakitnya tidak makin memburuk dan menimbulkan aritmia. Penderita juga perlu mengonsumsi obat secara teratur sesuai anjuran dokter dan segera ke dokter begitu gejala memburuk.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....