Misteri Prototaxites: Makhluk Purba Setinggi 9 Meter yang Membuat Ilmuwan Bingung

  • 30 Apr 2026 19:34 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Bayangkan sebuah hutan purba sekitar 400 juta tahun lalu. Tidak ada hewan berkaki empat, tidak ada tumbuhan berbunga, dan pepohonan seperti yang kita kenal hari ini belum ada. Namun, menjulang tinggi di antara lumut-lumut kecil terdapat struktur berbentuk batang kayu setinggi 9 meter dengan lebar mencapai satu meter.

Sekilas, fosil ini tampak seperti batang pohon biasa. Namun, ada satu masalah besar yang membuat para ilmuwan kebingungan selama lebih dari satu abad: makhluk purba yang dikenal dengan nama Prototaxites ini sebenarnya bukan pohon.

Apa Itu Prototaxites?

Ditemukan pertama kali pada pertengahan abad ke-19 oleh ahli botani Kanada, Sir William Dawson, fosil ini awalnya diidentifikasi sebagai sisa-sisa tumbuhan runjung (konifer) primitif.

Namun, seiring berkembangnya teknologi mikroskop dan analisis kimia, para ilmuwan menemukan kejanggalan pada struktur internalnya. Bukannya jaringan kayu yang biasa ditemukan pada tumbuhan berpembuluh, bagian dalam Prototaxites justru terdiri dari jaringan filamen (benang-benang halus) yang saling melilit.

Mengapa Makhluk Ini Bikin Bingung Ilmuwan?

Ada beberapa alasan mengapa Prototaxites memicu perdebatan sengit di dunia paleontologi:

  • Teka-teki Klasifikasi: Struktur filamennya sangat mirip dengan jamur modern. Banyak ilmuwan berpendapat bahwa Prototaxites adalah jamur raksasa, lumut kerak (lichen), atau alga yang membesar karena belum adanya persaingan dari tumbuhan tinggi di daratan.
  • Ukuran yang Tidak Masuk Akal: Jika Prototaxites adalah jamur, ukurannya yang mencapai 9 meter jauh melampaui ukuran jamur darat terbesar yang kita kenal saat ini. Bagaimana organisme tersebut bisa menopang beratnya tanpa sistem vaskular tumbuhan modern?
  • Bukti Kimiawi: Analisis isotop karbon pada fosil menunjukkan pola makanan yang khas dari jamur, bukan tumbuhan yang melakukan fotosintesis.
Peran Penting dalam Ekosistem Purba

Meskipun identitasnya masih menjadi misteri, kehadiran Prototaxites sangat penting bagi kehidupan di daratan pada masa Devonian. Diperkirakan makhluk ini hidup antara 420 hingga 350 juta tahun yang lalu.

Karena tumbuhan darat pada masa itu masih sangat kecil, Prototaxites kemungkinan besar berfungsi sebagai ekosistem mikro: menyediakan tempat berlindung, kelembapan, dan sumber makanan bagi serangga purba serta arthropoda yang mulai menjelajahi daratan.

Warisan Masa Lalu Bumi

Hingga saat ini, perdebatan apakah Prototaxites adalah jamur raksasa, alga, atau bentuk kehidupan lain yang telah punah masih terus berlangsung. Penemuan ini menjadi pengingat bahwa sejarah kehidupan di Bumi sering kali lebih aneh dan menakjubkan daripada apa yang bisa kita bayangkan saat ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....