Balai Bahasa Bengkulu Susun Kamus Dialek Pasemah untuk Lestarikan Bahasa Daerah
- 08 Apr 2026 08:26 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Balai Bahasa Provinsi Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan bahasa daerah melalui penyusunan kamus bahasa Bengkulu dialek Pasemah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelindungan dan pengembangan bahasa lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Program penyusunan kamus tersebut diawali dengan kegiatan inventarisasi kosakata yang melibatkan penutur asli di berbagai wilayah. Tim peneliti turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan data melalui wawancara, diskusi, serta perekaman penggunaan bahasa sehari-hari di masyarakat. Langkah ini dilakukan guna memastikan keaslian dan ketepatan makna setiap kosakata yang dihimpun.
Sely farazia, S.pd dari Balai Bahasa Provinsi Bengkulu mengatakan bahwa proses penyusunan kamus tidak hanya sebatas pencatatan kata, tetapi juga bagian dari upaya menjaga identitas budaya daerah.
“Bahasa Pasemah mengandung nilai kearifan lokal dan sejarah yang diwariskan turun-temurun, sehingga perlu didokumentasikan secara serius,” Ujar Selli.
Setelah tahap pengumpulan data, kosakata yang diperoleh kemudian dibahas dalam forum ilmiah bersama para ahli bahasa, dosen, guru, hingga komunitas bahasa. Proses ini bertujuan untuk melakukan verifikasi dan validasi agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Dari hasil inventarisasi, tercatat lebih dari seribu kosakata berhasil dihimpun, melampaui target awal yang telah ditetapkan.
Sebagian kosakata tersebut bahkan diusulkan untuk masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia sebagai bentuk pengayaan bahasa nasional. Selain itu, sisanya akan disusun dalam kamus dwibahasa Pasemah–Indonesia yang diharapkan menjadi rujukan bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....