Jemaah Haji Kaur yang Sakit Akhirnya Pulang dengan Pengawasan Medis
- 12 Jun 2026 14:11 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan – Satu jemaah haji asal Kabupaten Kaur, Bengkulu, atas nama Kasmid 80 tahun yang sempat tertunda kepulangannya karena kondisi kesehatan, kini telah tiba di daerah pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Kasmid pulang bersama jemaah haji Kloter 7 Padang.
Kepala Tata Usaha Kementerian Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Kaur, Eli Susanti, S.Sos.I, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen di rumah sakit di Arab Saudi, Kasmid mengalami kondisi tulang leher paha kiri yang kropos. Tim medis setempat sempat menyarankan tindakan operasi, namun pihak keluarga menolak tindakan tersebut.
"Untuk jemaah haji kita asal kaur tertunda pulang dikarenakan sakit. Dimana Kasmid sakit hasil pemeriksaan tim medis Arab Saudi tulang paha sebelah kiri pak kasmid kropos sehingga tim medis menyarankan Kasmid dilakukan tindakan oprasi, namun setelah kita hubungi Pihak kelurga Kasmit menolak untuk dilakukan operasi," ucapnya.
Lebih lanjut Eli menjelaskan, Kasmid tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, pada 11 Juni 2026 pukul 05.00 WIB, bersama kloter. Setibanya di tanah air, ia langsung dirujuk ke UGD RSUP M Djamil Padang untuk pemeriksaan lanjutan, namun, pasien memilih pulang atas permintaan sendiri dan didukung penolakan tindakan medis dari pihak keluarga.
"Setelah di serahkan keputusan kepada keluarga pak Kasmid, pihak kelurahan kembali menolak untuk melakukan perawatan lanjutan.Selanjutnya, Kasmid dibawa menggunakan ambulans menuju Bengkulu," katanya.
Untuk kepulangan Kasmid dari Padang melalui jalur Padang–Mukomuko dan tiba di Asrama Haji Bengkulu pada pukul 12.15 WIB. Setibanya di Bengkulu, tim kesehatan PPIH melakukan pemeriksaan dengan hasil kondisi umum pasien cukup stabil meski dalam keadaan lemah.
"Tim medis kemudian memberikan advokasi dan menganjurkan agar Kasmid dirujuk ke UGD RSUD M Yunus Bengkulu. Namun, keluarga kembali memutuskan menolak rujukan tersebut," tuturnya.
Pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, dilakukan serah terima dari PPIH Provinsi Bengkulu, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, serta Kementerian Haji Provinsi Bengkulu kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur. Selanjutnya, Kasmid langsung dibawa pulang ke Kabupaten Kaur menggunakan ambulans milik Dinas Kesehatan setempat dengan pengawasan medis selama perjalanan.
Eli Susanti menegaskan bahwa seluruh biaya penanganan dan pemulangan Kasmid, mulai dari Padang hingga ke Kabupaten Kaur, sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. Pemerintah juga memastikan pelayanan kesehatan tetap diberikan hingga Kasmid tiba di rumah dengan aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....