Tren Olahraga Komunitas Kian Digemari, Masyarakat Semakin Peduli Gaya Hidup Sehat

  • 25 Jul 2026 17:25 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu – Semangat masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini terlihat dari semakin banyaknya komunitas olahraga yang aktif menggelar kegiatan rutin dan diikuti peserta dari berbagai kalangan usia.

Olahraga seperti badminton, tenis padel, mini soccer, hingga lari atau running kini menjadi pilihan favorit masyarakat. Tidak hanya anak muda, orang dewasa hingga lansia pun mulai rutin bergabung dalam komunitas untuk berolahraga sekaligus memperluas pergaulan.

Salah seorang pecinta badminton, Jeri Syaputra mengatakan bahwa olahraga kini telah menjadi bagian dari gaya hidup, bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang. Menurutnya, suasana kebersamaan dalam komunitas membuat masyarakat lebih termotivasi untuk berolahraga secara konsisten.

"Badminton bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mempererat persahabatan. Sekarang pesertanya beragam, mulai dari pelajar, pekerja, hingga orang tua yang tetap semangat berolahraga," ujar Jeri.

Selain badminton, olahraga lari juga menunjukkan perkembangan pesat dengan banyaknya kegiatan fun run dan komunitas yang rutin berlatih setiap pekan. Tren serupa juga terlihat pada tenis padel dan mini soccer yang semakin diminati karena menawarkan olahraga yang menyenangkan sekaligus membangun kerja sama antarpeserta.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa aktivitas fisik secara rutin memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh dan mental. Aktivitas olahraga dapat membantu mencegah berbagai penyakit tidak menular, meningkatkan kualitas tidur, menjaga kebugaran, serta mengurangi risiko depresi dan kecemasan.

Meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga komunitas diharapkan menjadi budaya positif yang terus berkembang. Dengan dukungan fasilitas yang memadai serta kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, olahraga tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kualitas hidup masyarakat.

Sumber: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Physical Activity (2024).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....