Hobi Mendaki Gunung, Cara Positif Isi Waktu Libur

  • 03 Mei 2026 18:24 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu — Mengisi waktu luang atau libur dengan kegiatan yang bermanfaat menjadi pilihan bijak bagi banyak kalangan, salah satunya melalui hobi mendaki gunung. Aktivitas ini tidak hanya memberikan pengalaman menyenangkan, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan fisik dan mental.

Di Provinsi Bengkulu, destinasi seperti Bukit Kaba menjadi salah satu lokasi favorit para pecinta alam. Gunung berapi aktif ini memiliki ketinggian sekitar 1.952 meter di atas permukaan laut (mdpl), dengan panorama kawah yang menjadi daya tarik utama para pendaki.

Sejumlah pendaki memanfaatkan waktu libur untuk menjajal jalur pendakian Bukit Kaba. Untuk mencapai puncak, pendaki umumnya menempuh jarak sekitar 7 hingga 8 kilometer dari pintu masuk, dengan estimasi waktu perjalanan berkisar 3 hingga 5 jam tergantung kondisi fisik, cuaca, dan ritme perjalanan.

Selain menyalurkan hobi, kegiatan ini juga menjadi sarana olahraga yang efektif. Mendaki gunung mampu melatih ketahanan tubuh, kekuatan otot, serta pernapasan, sehingga memberikan manfaat kesehatan secara menyeluruh.

Salah seorang pendaki lokal, Tiara (20 tahun), mengaku mendaki gunung menjadi pilihan utama saat libur. Ia menyebut aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberi dampak positif bagi tubuh dan pikiran.

“Kalau lagi libur, saya lebih memilih naik gunung karena selain hobi tersalurkan, tubuh juga jadi lebih sehat. Perjalanan menuju puncak memang melelahkan, tapi di situlah letak kepuasannya," kata Tara.

"Saat sampai di atas, rasa capek seperti terbayar dengan pemandangan yang luar biasa indah dan udara yang segar. Selain itu, pikiran jadi lebih tenang karena jauh dari hiruk pikuk aktivitas sehari-hari,” ujar Tiara.

Ia juga menambahkan bahwa mendaki gunung memberikan pengalaman sosial yang berharga. Menurutnya, banyak pertemanan baru yang terjalin selama perjalanan.

“Di gunung kita sering bertemu dengan pendaki lain dari berbagai daerah, saling menyapa, bahkan bisa berbagi cerita dan pengalaman. Tidak jarang dari pertemuan itu akhirnya jadi teman akrab atau bergabung dalam komunitas pecinta alam. Jadi bukan hanya sehat dan senang, tapi juga menambah relasi,” tuturnya.

Sementara itu, Wisnu salah satu anggota komunitas pecinta alam di Bengkulu menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan saat melakukan pendakian. Edukasi tentang kebersihan dan keselamatan terus disampaikan kepada para pendaki, khususnya pemula.

“Kami selalu mengingatkan bahwa menikmati alam harus dibarengi dengan tanggung jawab. Jangan meninggalkan sampah, jaga etika selama di jalur pendakian, dan utamakan keselamatan. Dengan begitu, keindahan alam seperti Bukit Kaba bisa terus dinikmati oleh generasi berikutnya,” ucapnya.

Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, mendaki gunung menjadi alternatif kegiatan positif dalam mengisi waktu libur. Selain menyehatkan tubuh, aktivitas ini juga memberikan kebahagiaan, pengalaman baru, serta memperluas jaringan pertemanan di kalangan pecinta alam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....