Madura, Pulau Garam Indonesia
- 01 Jun 2024 18:29 WIB
- Bintuhan
KBRN, Bintuhan : Pulau Madura memiliki sejarah dan budaya yang beragam. Pulau Madura dikenal dengan karapan sapi, sate Madura hingga produksi garamnya yang melimpah. Bahkan Pulau Madura sering disebut sebagai pulau garam. Dengan sekitar 15.347 hektar lahan produksi garam, Pulau Madura menjadi salah satu produsen garam terbesar di Indonesia, yang menghasilkan sekitar lebih kurang 900 ribu ton garam pertahun.
masyarakat di pulau Madura telah memproduksi garam sejak ratusan tahun yang lalu.
Mengapa semua kabupaten di Pulau Madura bisa memiliki lahan tambak garam rakyat dan menghasilkan garam rakyat dalam jumlah yang sangat besar?
Ataukah ada faktor lain yang mendukung hal tersebut?
Keunikan alam Madura jarang dijumpai di pulau-pulau lain di Indonesia. Di pulau Sumatra dan Kalimantan contohnya, yang memiliki sungai dan muara, yang menjadikan garam sulit dibuat di sana karena air lautnya tak begitu pekat, walau ada ladang garam di sejumlah titik di Sumatra, seperti di Aceh.
Mengutip Indonesia Baik Pulau Madura memang dikenal bermusim kering lebih panjang, tak banyak sungai dan sumber air tawar. Daratan Madura relatif datar di sisi selatan, dengan dataran tinggi di tengah, dan pantai utara yang berbeda ketinggian. Suhu rata-rata Pulau Madura 26,9 derajat celsius, dengan kemarau panjang antara 4 sampai 5 bulan (rata-rata bulan kering 2 sampai 4 bulan). Meski garam hanya dihasilkan di sepanjang pantai Selatan Madura. Sedikitnya sungai dan muara membuat kawasan Selatan memiliki air laut berkadar garam tinggi.
Proses pembuatan garam rakyat di Pulau Madura kerap disebut cara 'Madurese' atau cara orang Madura, di mana pembuatan garam dengan kristalisasi air laut secara total, garam diambil mulai dari lapisan terbawah hingga atas. Para petani garam secara tradisional memindahkan air laut antarmeja garam.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....