Penjor Galungan Miliki Makna Religius Bagi Umat Hindu
- 26 Sep 2024 10:26 WIB
- Bintuhan
Penyuluh Agama Hindu Kabupaten Bengkulu Utara, Putu Juitama mengatakan, sesuai makna yang tersimpan pada hari raya galungan, penjor dijadikan simbol atau tanda kemenangan umat hindu yang mampu melawan keburukan. Selain itu penjor merupakan simbol gunung, yang memberikan keselamatan dan kesejahteraan.
"memang setiap galungan umat hindu akan memasang penjor atau lebih dikenal dengan janur dihalaman rumahnya, penjor ini di pasang 1 hari sebelum hari galungan, dan biasanya di pasang pada sore hari, hal ini dilakukan agar saat hari H galungan, penjor masih terlihat segar," ungkapnya.

Membuat sebuah penjor tidak asal membuat saja, namun penjor tersebut dibuat sesuai dengan ketentuan sastra agama hindu. Unsur-unsur pada penjor merupakan simbol-simbol sebagai berikut Kain putih yang terdapat pada penjor sebagai simbol kekuatan Hyang Iswara, bambu sebagai simbol dan kekuatan Hyang Brahma, kelapa sebagai simbol kekuatan Hyang Rudra, Janur sebagai simbol kekuatan Hyang Mahadewa, daun-daunan (plawa) sebagai simbol kekuatan Hyang Sangkara, pala bungkah, pala gantung sebagai simbol kekuatan Hyang Wisnu, Tebu sebagai simbol kekuatan Hyang Sambu, Sanggah Ardha Candra sebaga simbol kekuatan Hyang Siwa, Upakara sebagai simbol kekuatan Hyang Sadha Siwa dan Parama Siwa.

Selain itu penjor ini akan di pasang hingga rangkaian hari raya galungan selesai yakni selama 1 minggu lebih. Kemudian penjor yang sudah menguning akan dibakar dan abunya di kubur di halaman rumah, hal ini dilakukan supaya hal-hal kebaikan yang tertanam pada penjor ikut tertanam juga di lingkungan rumah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....