Stan Pecah Belah Jadi Magnet Pengunjung Festival Tabot 2026
- 23 Jun 2026 00:34 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu – Beragam stan UMKM dan pedagang meramaikan Festival Tabot 2026 yang digelar di kawasan Sport Center Pantai Panjang, Kota Bengkulu. Di antara banyak lapak yang tersedia, stan perlengkapan dapur dan barang pecah belah menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi, terutama oleh ibu-ibu dan remaja putri.
Aneka produk yang dijual mulai dari piring, mangkuk, gelas, wadah makanan, hingga peralatan memasak tersedia dengan harga yang terjangkau. Beberapa barang bahkan dibanderol mulai dari Rp5 ribu per item, sehingga menarik minat pengunjung untuk berbelanja sambil menikmati suasana festival.
Salah seorang pengunjung, wati (34), mengaku sengaja menyempatkan diri mampir ke stan perlengkapan dapur setelah melihat banyak pilihan barang yang ditawarkan. Menurutnya, harga yang relatif murah membuat pengunjung tergoda untuk membeli lebih dari satu produk.
“Kalau ke Festival Tabot bukan hanya melihat pertunjukan, tapi juga sekalian belanja kebutuhan rumah tangga. Harganya terjangkau dan modelnya cukup menarik,” ujar Wati saat ditemui di lokasi.
Hal senada disampaikan Nabila (19), seorang mahasiswi yang datang bersama teman-temannya. Ia mengaku tertarik melihat berbagai peralatan makan dengan desain unik yang cocok digunakan di kamar kos maupun untuk hadiah.
Menurut Nabila, keberadaan stan perlengkapan rumah tangga menambah daya tarik festival karena memberikan alternatif hiburan sekaligus tempat berburu barang kebutuhan sehari-hari. “Banyak pilihan warna dan bentuk yang lucu, jadi menarik untuk anak muda juga,” katanya.
Sementara itu, salah seorang pedagang, Yuni, mengatakan penjualan perlengkapan dapur selama Festival Tabot mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Ramainya kunjungan masyarakat membuat barang dagangannya cukup diminati sejak sore hingga malam hari.
“Yang paling banyak dicari gelas, mangkuk, tempat bumbu, dan wadah makanan. Harga mulai Rp.5.000 an sampai puluhan ribu rupiah, jadi semua kalangan bisa membeli,” ungkap Yuni.
Festival Tabot 2026 memang tidak hanya menghadirkan pertunjukan budaya dan hiburan rakyat, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan. Kehadiran bazar dan stan UMKM menjadi bagian dari upaya mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama penyelenggaraan festival budaya tahunan tersebut.
Ramainya pengunjung di stan perlengkapan dapur menunjukkan bahwa Festival Tabot bukan sekadar ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi tempat masyarakat berburu kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau. Kondisi ini sekaligus memberikan peluang usaha yang menjanjikan bagi para pedagang lokal selama festival berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....