Demam Piala Dunia 2026 Bawa Berkah, Penjualan Pernak-pernik Bola Meningkat

  • 21 Jun 2026 19:51 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Demam Piala Dunia 2026 tidak hanya dirasakan para pecinta sepak bola yang mengikuti pertandingan tim favorit mereka. Euforia turnamen terbesar dunia itu juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha yang menjual jersey dan berbagai pernak-pernik sepak bola.

Di berbagai daerah, permintaan jersey tim nasional peserta Piala Dunia dilaporkan mengalami peningkatan sejak kompetisi dimulai. Antusiasme masyarakat untuk mendukung negara favorit membuat toko olahraga dan pedagang kaki lima kebanjiran pembeli yang mencari atribut sepak bola.

Salah satu pedagang jersey di kota Bengkulu, Roni mengaku omzet penjualannya meningkat signifikan selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. Bahkan, penjualan jersey tim-tim unggulan seperti Argentina, Brasil, Portugal, Jerman, dan Spanyol menjadi yang paling diminati pembeli.

“Baju kaos kebanggaan dari negara seperti Argentina, Brasil, Portugal, Jerman, dan Spanyol mendominasi daftar penjualan terlaris,” ujar Roni, pada 21 Juni 2026. Menurutnya, peningkatan penjualan terjadi sejak menjelang pembukaan turnamen hingga memasuki fase penyisihan grup.

Tidak hanya jersey, berbagai pernak-pernik seperti syal, topi, bendera, hingga aksesoris bertema sepak bola turut diburu penggemar. Kehadiran kegiatan nonton bareng atau nobar di berbagai daerah juga menjadi faktor yang mendorong masyarakat membeli atribut untuk menunjukkan dukungan kepada tim favorit mereka.

Pedagang berharap tren positif ini terus berlanjut hingga babak gugur dan final Piala Dunia 2026. Semakin ketat persaingan antarnegara diperkirakan akan meningkatkan minat masyarakat untuk membeli atribut sepak bola sebagai bagian dari kemeriahan pesta olahraga dunia tersebut.

Bagi para penjual jersey dan perlengkapan olahraga, Piala Dunia bukan sekadar ajang pertandingan sepak bola. Momentum empat tahunan ini menjadi peluang ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan sekaligus menggerakkan aktivitas perdagangan di berbagai daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....