Pasca Idul Adha, Jasa Make Up Kebanjiran Order

  • 30 Mei 2026 17:19 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan- Tren pernikahan usai lebaran Idul Adha tahun ini membawa berkah melimpah bagi para penyedia jasa rias pengantin atau makeup artist (MUA) yang kebanjiran pesanan dari calon mempelai. Fenomena melonjaknya permintaan ini bahkan membuat jadwal kerja para perias penuh hingga bulan November 2026 mendatang.

Meskipun tarif jasa mengalami kenaikan signifikan akibat naiknya harga kosmetik premium dan biaya operasional, minat konsumen tetap tidak surut. Banyak calon pengantin rela merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan visual terbaik di hari bahagia mereka.

Fenomena ini membuktikan bahwa kualitas riasan kini telah menjadi salah satu prioritas utama dalam anggaran sebuah pesta pernikahan. Para MUA mengaku harus menambah asisten dan mengatur strategi manajemen waktu yang ketat guna memenuhi seluruh permintaan klien.

Seperti yang disampaikan oleh salah seorang MUA di Kabupaten Kaur Sri Revy, Melonjaknya pesanan ini juga didorong oleh tren gaya riasan modern yang terus berganti dan menuntut para perias untuk selalu memperbarui keahlian mereka. Pengaruh media sosial membuat calon mempelai semakin selektif dalam memilih MUA yang memiliki portofolio sesuai dengan konsep pernikahan impian mereka.

"Saya menyadari mesti ada kenaikan tarif jasa MUA, selama kualitas dari make up kita terus dijaga, calon pengantin akan tetap memakai jasa MUA tersebut. Alhamdulillah orderan sudah full sampai November nanti," ujarnya.

Ditambahkan Revy, perias dengan reputasi tinggi menjadi sangat diburu tanpa memedulikan nominal harga yang ditawarkan. Diakui Revy dirinya telah menaikkan tarif jasa MUA nya 300 sampai 500 ribu dari sebelumnya, karena harga make up dan transportasi yang sudah berubah terpaksa harus dinaikkan tarifnya.

Peningkatan omzet yang drastis ini menjadi bukti nyata bahwa momentum pasca-lebaran selalu menjadi puncak panen rezeki bagi industri kreatif. Kreativitas dan adaptasi cepat terhadap tren global terbukti ampuh menjaga eksistensi para perias di tengah ketatnya persaingan bisnis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....