Sering Bekerja Menatap Layar ? Kenali Computer Vision Syndrome dan Cara Mencegahn

  • 20 Sep 2026 10:34 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Aktivitas bekerja, belajar, maupun menikmati hiburan melalui komputer dan telepon pintar membuat masyarakat semakin sering menatap layar dalam waktu lama. Kebiasaan tersebut dapat memicu Computer Vision Syndrome (CVS), yaitu kumpulan keluhan pada mata dan penglihatan akibat penggunaan perangkat digital secara berkepanjangan.

Gejala CVS antara lain mata terasa lelah, kering, perih, merah, pandangan kabur, hingga sakit kepala dan sulit berkonsentrasi. Kementerian Kesehatan RI menjelaskan, kondisi ini juga dapat disertai keluhan pada leher, bahu, atau punggung, terutama ketika penggunaan perangkat tidak didukung posisi kerja yang ergonomis.

Salah satu faktor yang dapat memperberat keluhan adalah kebiasaan menatap layar secara terus-menerus tanpa memberikan kesempatan bagi mata untuk beristirahat. Saat berkonsentrasi pada layar, seseorang juga cenderung lebih jarang berkedip sehingga permukaan mata lebih mudah mengalami kekeringan.

Untuk mengurangi risiko tersebut, Kementerian Kesehatan RI menganjurkan penerapan aturan 20-20-20. “Setelah menatap layar komputer selama 20 menit, arahkan pandangan ke titik lain sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik,” demikian penjelasan Kementerian Kesehatan mengenai teknik tersebut.

Selain memberi jeda, posisi layar dan jarak pandang juga perlu diperhatikan agar mata serta tubuh tidak bekerja secara berlebihan. Kementerian Kesehatan menyarankan jarak layar sekitar 50 hingga 70 sentimeter dari mata, dengan posisi monitor sedikit lebih rendah dari ketinggian mata.

Pencahayaan ruangan sebaiknya dibuat nyaman dan pantulan cahaya pada layar diminimalkan, sementara ukuran tulisan dapat diperbesar agar mata tidak terus-menerus memaksakan fokus. Pengguna juga dianjurkan lebih sering berkedip dan menggunakan kacamata sesuai hasil pemeriksaan apabila memiliki gangguan refraksi seperti rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisme.

Keluhan akibat CVS pada umumnya dapat berkurang setelah mata mendapatkan istirahat dan kebiasaan penggunaan layar diperbaiki. Namun, apabila mata tetap merah, penglihatan terus kabur, muncul nyeri mata berat, sakit kepala berulang, atau keluhan tidak membaik meski waktu menatap layar telah dikurangi, pemeriksaan oleh tenaga kesehatan perlu dilakukan.

Sumber rujukan: Kementerian Kesehatan RI – Ayo Sehat⁠ dan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI⁠.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....