usai Diamankan, 10 Remaja Dapat Pendampingan Khusus dari Pemerintah Kota Bengkulu
- 09 Jun 2026 07:26 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu melalui sejumlah instansi terkait memperkuat sinergi dalam upaya perlindungan dan pembinaan anak melalui pendampingan terpadu yang dilaksanakan di Kantor Satpol PP Kota Bengkulu, Senin 08 Juni 2026. Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Badan Narkotika Nasional (BNN), Dinas Sosial bersama Pekerja Sosial (Peksos) Kementerian Sosial, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), serta Satpol PP Kota Bengkulu.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pemeriksaan kesehatan fisik dan mental, asesmen sosial, serta pendampingan terhadap 10 remaja yang memerlukan perhatian dan pembinaan lebih lanjut. Langkah itu dilakukan setelah sebelumnya digelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk menyamakan persepsi penanganan yang mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.
Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Dr. Sahat Marulitua Situmorang mengatakan keterlibatan berbagai lembaga menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan yang layak. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga pembinaan dan pemulihan kondisi sosial anak.
“Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan pendampingan. Karena itu, kami melibatkan berbagai instansi agar penanganan dapat dilakukan secara komprehensif sesuai kebutuhan masing-masing anak,” ujarnya.
Tim dari Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi fisik dan kesehatan para remaja. Sementara itu, tenaga profesional dari instansi lainnya melakukan asesmen guna memetakan kondisi psikologis, sosial, dan lingkungan tempat mereka berinteraksi sehari-hari.
Perwakilan Dinas Sosial menjelaskan bahwa hasil asesmen akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk intervensi yang diperlukan. Pendampingan tersebut juga melibatkan keluarga sebagai bagian penting dalam proses pembinaan dan penguatan lingkungan pengasuhan.
Di sisi lain, UPTD PPA menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan identitas anak selama proses berlangsung. Pendekatan yang digunakan mengedepankan prinsip perlindungan anak agar mereka tetap memiliki kesempatan berkembang dan menjalani kehidupan sosial secara positif.
Melalui kerja sama lintas sektor ini, pemerintah berharap upaya pencegahan terhadap berbagai persoalan sosial yang melibatkan remaja dapat dilakukan lebih efektif. Selain itu, sinergi antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....