Satu Dekade tanpa Kursi DPRD, PPP Rejang Lebong Bangun Optimisme lewat Muscab X

  • 07 Jun 2026 19:14 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Rejang Lebong– Setelah hampir sepuluh tahun tidak memiliki wakil di DPRD Kabupaten Rejang Lebong, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mulai menyusun langkah kebangkitan melalui Musyawarah Cabang (Muscab) X yang digelar di Sekretariat DPC PPP Rejang Lebong, Minggu 07 Juni 2026. Forum tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan strategi menghadapi agenda politik mendatang.

Mengusung tema “Menjaga Marwah Partai, Memperkuat Ukhuwah, Mewujudkan Kepemimpinan yang Berintegritas”, Muscab dihadiri pengurus partai tingkat provinsi, kader kabupaten, pengurus kecamatan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Kegiatan berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh semangat konsolidasi.

Ketua Panitia Muscab, Ahmad Rosikin, mengungkapkan bahwa selama hampir satu dekade PPP di Rejang Lebong menghadapi berbagai keterbatasan akibat tidak memiliki representasi di lembaga legislatif. Meski demikian, ia menilai kader yang tetap bertahan menunjukkan loyalitas dan komitmen terhadap perjuangan partai.

“DPC PPP Rejang Lebong sudah hampir 10 tahun berada dalam kondisi yang tidak mudah. Namun kader yang masih bertahan hingga hari ini adalah mereka yang benar-benar memiliki komitmen untuk membesarkan partai,” ujar Ahmad Rosikin.

Plt Ketua DPC PPP Rejang Lebong, Elmarta Antonio, mengakui bahwa capaian partai dalam lima tahun terakhir belum sesuai harapan. Namun, menurutnya kondisi tersebut harus dijadikan motivasi untuk melakukan pembenahan dan memperkuat basis dukungan masyarakat.

“Kita tidak boleh pesimis dengan kondisi saat ini. Rejang Lebong pernah menjadi salah satu lumbung suara PPP, sehingga peluang untuk bangkit kembali masih sangat terbuka jika seluruh kader bergerak bersama,” kata Elmarta Antonio.

Ia menambahkan, regenerasi kader menjadi fokus penting dalam menghadapi dinamika politik ke depan. Menurutnya, keterlibatan generasi muda perlu diperkuat agar partai mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Bengkulu yang diwakili Dedi Rosadi menilai kehilangan kursi DPRD selama dua periode berturut-turut harus menjadi bahan introspeksi organisasi. Ia menyebut kondisi tersebut bukan disebabkan minimnya potensi dukungan masyarakat, melainkan masih adanya kelemahan dalam penguatan struktur partai.

“Kegagalan mendapatkan kursi legislatif bukan takdir yang tidak bisa diubah. Jika struktur partai kuat dan kader mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, peluang meraih kembali kursi DPRD sangat memungkinkan,” ujar Dedi Rosadi.

Menurut Dedi, Rejang Lebong memiliki sejarah panjang sebagai salah satu daerah dengan basis dukungan kuat bagi PPP. Karena itu, DPW berkomitmen memberikan pendampingan melalui program kaderisasi, pendidikan politik, serta penguatan organisasi hingga tingkat kecamatan.

Muscab X PPP Rejang Lebong berakhir pada pukul 11.00 WIB dan dilanjutkan dengan rapat internal partai. Hasil forum tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kembali kekuatan politik PPP serta meningkatkan kepercayaan masyarakat menjelang kontestasi politik berikutnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....