Jengkol: Antara Nikmat dan Risiko di Balik Aromanya

  • 24 Nov 2025 05:52 WIB
  •  Bintuhan

KBRN Bintuhan: Bagi pecinta kuliner Nusantara, jengkol adalah “primadona” yang menggoda selera. Rasanya gurih khas dan teksturnya legit membuatnya jadi lauk favorit. Di balik aromanya yang kuat, jengkol ternyata menyimpan manfaat sekaligus bahaya yang perlu dipahami.

Manfaat Makan Jengkol

Jengkol mengandung karbohidrat, protein, serat, serta mineral seperti fosfor, kalsium, dan zat besi. Kandungan seratnya membantu melancarkan pencernaan dan memberi rasa kenyang lebih lama. Selain itu, jengkol juga dipercaya memiliki efek antibakteri dan antioksidan yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh.

Menurut buku Tumbuhan Berkhasiat Obat Indonesia karya Dr. Setiawan Dalimartha, jengkol secara tradisional digunakan untuk membantu mengontrol kadar gula darah bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Di sisi lain, jengkol mengandung asam jengkolat yang dapat membentuk kristal di saluran kemih. Konsumsi berlebihan bisa memicu “keracunan jengkol” atau jengkolan, dengan gejala nyeri saat buang air kecil, sakit pinggang, hingga gangguan ginjal.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga mengingatkan bahwa risiko ini meningkat jika jengkol dikonsumsi dalam jumlah banyak dan tanpa proses pengolahan yang tepat.

Tips Aman Mengonsumsi Jengkol

Rebus jengkol hingga benar-benar empuk dan buang air rebusannya.

Jangan mengonsumsi berlebihan dalam satu waktu.

Perbanyak minum air putih setelah makan jengkol.

Hindari jika memiliki riwayat gangguan ginjal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....