Mengapa Telinga Berdenging Saat Naik Pesawat? Ini Penyebabnya
- 28 Jul 2025 13:31 WIB
- Bintuhan
KBRN, Bintuhan: Bagi banyak orang, naik pesawat sering disertai dengan sensasi tidak nyaman di telinga, bahkan terkadang telinga terasa berdenging atau tersumbat. Kondisi ini sebenarnya umum terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Namun, penting untuk mengetahui penyebabnya agar kita bisa mengantisipasi dan mengatasinya dengan tepat.
Apa Penyebab Telinga Berdenging?
Telinga berdenging saat naik atau turun pesawat disebabkan oleh perubahan tekanan udara di kabin yang terjadi secara cepat, terutama saat lepas landas dan mendarat. Bagian telinga yang berperan penting dalam hal ini adalah tuba eustachius, yaitu saluran kecil yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang hidung dan tenggorokan.
Fungsi utama tuba eustachius adalah menyeimbangkan tekanan antara telinga tengah dan lingkungan luar. Saat tekanan di luar berubah cepat (seperti saat pesawat naik atau turun), tuba eustachius perlu bekerja ekstra untuk menyamakan tekanan tersebut. Jika saluran ini tidak dapat menyesuaikan dengan cepat, tekanan yang tidak seimbang akan menyebabkan telinga terasa:
Berdenging (tinnitus)
Tersumbat atau penuh
Bahkan nyeri dalam beberapa kasus
Faktor yang Memperburuk Kondisi Ini
Beberapa kondisi yang dapat memperburuk telinga berdenging saat naik pesawat antara lain:
Flu atau pilek: Membuat tuba eustachius tersumbat.
Alergi: Bisa menyebabkan pembengkakan di saluran pernapasan.
Infeksi telinga tengah: Mengganggu kemampuan menyeimbangkan tekanan.
Perjalanan yang sangat cepat naik/turun: Misalnya saat pesawat melakukan manuver curam.
Cara Mencegah dan Mengatasi Telinga Berdenging
Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengurangi ketidaknyamanan di telinga saat naik pesawat:
Mengunyah permen karet atau menghisap permen Aktivitas ini membantu membuka tuba eustachius dan menyeimbangkan tekanan.
Menguap atau menelan secara aktif Sama seperti mengunyah, ini membantu membuka saluran udara di telinga.
Melakukan manuver Valsava Tutup hidung, tutup mulut, lalu hembuskan udara perlahan dari hidung. Ini membantu mendorong udara ke tuba eustachius.
Gunakan penutup telinga khusus (ear plug tekanan) Alat ini dirancang untuk mengatur tekanan udara yang masuk ke telinga.
Hindari terbang saat sedang flu berat atau infeksi telinga Jika memungkinkan, tunda penerbangan sampai kondisi membaik.
Kapan Harus Khawatir?
Jika telinga berdenging berlangsung terus-menerus bahkan setelah penerbangan usai, disertai nyeri tajam, gangguan pendengaran, atau keluarnya cairan dari telinga, segera periksakan diri ke dokter THT. Bisa jadi itu pertanda adanya barotrauma—cedera pada telinga aki
bat perubahan tekanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....