Empat Manfaat Mengkonsumsi Bawang Putih

  • 27 Jul 2025 18:27 WIB
  •  Bintuhan

KBRN, Bintuhan : Bawang putih memiliki beragam manfaat kesehatan yang didukung oleh penelitian ilmiah. Khasiat utamanya meliputi penurunan kolesterol, tekanan darah, dan risiko penyakit jantung. Selain itu, bawang putih juga dikenal memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antioksidan yang dapat membantu mencegah infeksi, meningkatkan kekebalan tubuh, dan bahkan berperan dalam pencegahan kanker.

Mengutip alodokter.com berikut beberapa manfaat dari bawang putih :

> Menurunkan kadar kolesterol : Sebelumnya telah disebutkan bahwa konsumsi bawang putih bisa menurunkan kadar kolesterol. Manfaat bawang putih ini dapat diperoleh berkat kandungan allicin di dalamnya yang bisa menghambat pembentukan kolesterol jahat (LDL) di hati. Tidak hanya itu, studi juga menunjukkan bahwa makan bawang putih setiap hari bisa mengurangi kadar LDL dan kadar kolesterol total meski penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

> Menurunkan tekanan darah : Bawang putih juga diketahui perannya untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Rempah berbau khas ini mengandung allicin yang dinilai mampu merilekskan pembuluh darah dan melancarkan aliran darah, sehingga tekanan darah tinggi menurun.

> Mencegah penyakit jantung : karena dapat mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah, konsumsi bawang putih juga dapat meminimalkan risiko terkena penyakit jantung. Kadar kolesterol yang terkendali bisa mencegah penumpukan lemak dalam darah yang sering kali menyumbat pembuluh darah. Sementara itu, tekanan darah yang stabil dapat mendukung fungsi jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

Di sisi lain, bawang putih juga memiliki kemampuan untuk mengencerkan darah atau mencegah penggumpalan darah akibat penumpukan kolesterol di arteri maupun vena.

> Mencegah gangguan otak : Khasiat bawang putih dalam menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol juga membawa manfaat untuk mencegah gangguan fungsi otak, misalnya penyakit alzheimer dan demensia.

Tekanan darah dan kolesterol yang tinggi bisa membuat pembuluh darah kecil di otak menjadi rusak. Efeknya, risiko terkena gangguan fungsi otak meningkat sehingga kemampuan berpikir dan mengingat menurun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....