Asal Mula Bubur Ayam, Sarapan khas Indonesia
- 28 Jun 2025 22:49 WIB
- Bintuhan
KBRN, Bintuhan: Bubur ayam merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang sangat populer, terutama sebagai menu sarapan. Meskipun kini identik dengan kuliner Nusantara, bubur ayam sebenarnya memiliki akar sejarah yang cukup panjang dan dipengaruhi oleh budaya luar.
1. Pengaruh Kuliner Tionghoa
Asal mula bubur ayam diyakini berasal dari kuliner Tionghoa, tepatnya dari bubur nasi Tiongkok yang dikenal sebagai congee atau juk. Orang-orang Tionghoa yang merantau ke Indonesia membawa tradisi makan bubur ini, lalu menyesuaikannya dengan bahan dan selera lokal.
Dalam versi Tiongkok, bubur biasanya disajikan dengan lauk seperti telur pindang, daging ayam, atau ikan asin. Ketika diadaptasi di Indonesia, bubur ini kemudian ditambahkan ayam suwir, cakwe, bawang goreng, kerupuk, seledri, dan sambal.
2. Adaptasi dan Penyebaran di Indonesia
Seiring waktu, bubur ayam berkembang menjadi makanan rakyat yang mudah dijumpai di berbagai daerah di Indonesia. Setiap daerah bahkan punya ciri khasnya sendiri, seperti:
Bubur Ayam Jakarta: kental, lengkap dengan ati ampela dan emping.
Bubur Ayam Bandung: lebih encer, biasanya memakai kerupuk kuning dan sambal kacang.
Bubur Ayam Cianjur: menggunakan kuah kuning rempah khas Sunda.
3. Faktor Populer
Bubur ayam menjadi makanan favorit karena:
Mudah dicerna, cocok untuk sarapan.
Mengenyangkan namun ringan.
Fleksibel: bisa dijual kaki lima maupun restoran.
Bubur ayam merupakan hasil akulturasi budaya Tionghoa dan Indonesia. Berawal dari bubur nasi khas Tiongkok, makanan ini kemudian mengalami penyesuaian sesuai dengan lidah lokal dan berkembang menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....