Satpol PP Tertibkan Pedagan,g di Kawasan Festival Tabot 2026

  • 19 Jun 2026 09:34 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu bersama personel Polresta Bengkulu melakukan peneguran terhadap sejumlah pedagang yang berjualan di badan jalan dan daerah milik jalan di kawasan Sport Centre Pantai Panjang, Kamis sore 18 Juni 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran pelaksanaan Festival Tabot 2026 yang menjadi agenda budaya tahunan masyarakat Bengkulu.

Petugas mendatangi lokasi-lokasi yang digunakan pedagang untuk menempatkan barang dagangan hingga memakan badan jalan. Peneguran dilakukan secara persuasif dengan mengedepankan pendekatan humanis agar para pedagang memahami pentingnya menjaga ketertiban kawasan festival.

Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan penataan pedagang dilakukan demi menciptakan kenyamanan bagi pengunjung dan pengguna jalan selama rangkaian Festival Tabot berlangsung. "Kami mengimbau para pedagang untuk tidak menggunakan badan jalan dan daerah milik jalan sebagai lokasi berjualan karena dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat," ujar Sahat.

Menurutnya, kawasan Sport Centre Pantai Panjang diperkirakan akan dipadati masyarakat dan wisatawan selama pelaksanaan festival. Oleh karena itu, ruang publik yang menjadi akses utama pengunjung harus tetap terjaga agar aktivitas budaya dan ekonomi dapat berjalan secara seimbang.

Selain memberikan teguran, petugas juga mengingatkan pedagang agar menata lapak sesuai lokasi yang telah ditentukan. Upaya tersebut dilakukan untuk menghindari potensi kemacetan serta meminimalkan risiko gangguan keselamatan bagi pengguna jalan.

Sahat menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung aktivitas ekonomi masyarakat selama Festival Tabot berlangsung. Namun, dukungan tersebut harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap aturan sehingga pelaksanaan kegiatan budaya dapat berlangsung tertib dan aman.

Kehadiran personel Polresta Bengkulu dalam kegiatan tersebut juga bertujuan membantu pengamanan dan memastikan proses penertiban berjalan kondusif. Sinergi antara aparat pemerintah daerah dan kepolisian dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan selama agenda budaya berskala besar tersebut.

Festival Tabot merupakan salah satu ikon budaya Bengkulu yang setiap tahun menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Karena itu, penataan kawasan pelaksanaan kegiatan menjadi bagian penting untuk memberikan pengalaman yang nyaman bagi pengunjung sekaligus mendukung citra positif daerah.

Kegiatan peneguran berlangsung dengan aman dan mendapat respons kooperatif dari para pedagang yang berada di lokasi. Pemerintah Kota Bengkulu berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga ketertiban sehingga Festival Tabot 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....