BPS Kaur Laksanakan Pelatihan Survey Produksi Hortikultura 2026

  • 28 Feb 2026 14:04 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kaur melaksanakan Kegiatan pelatihan petugas survei produksi hortikultura Tahun 2026. Melalui pelatihan ini para petugas dibekali pemahaman teknis, alur kerja survei, serta komitmen menjaga akurasi dan integritas data.

Kepala BPS Kabupaten Kaur Antoni Pestaria mengatakan, dengan adanya pelatihan ini sebagai bentuk penguatan kapasitas dan peningkatan kualitas pendataan di lapangan. Dan pelaksanaan survei produksi hortikultura tahun 2026 dapat berjalan optimal dan menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan yang tepat.

"Alhamdulillah pelaksanaan ini bisa dilaksanakan, mudah-mudahan pada saat pelaksanaan nanti semuanya bisa berjalan lancar dan optimal," ucap Antoni.

Ditambahkan Antoni, Survei Pertanian Hortikultura (SPH) ini adalah pengumpulan data tahunan yang dilakukan Badan Pusat Statistik dan Dinas Pertanian untuk mengukur luas panen, produksi, dan produktivitas tanaman buah, sayur, biofarmaka, dan hias. Survei ini krusial untuk memantau ketahanan pangan, memantau OPT, serta merumuskan kebijakan sektor pertanian.

Setiap angka yang dicatat adalah cerminan kerja nyata petani dan potret kondisi pertanian kita hari ini. Untuk itu mari Bersama, memastikan data yang dikumpulkan bukan sekadar angka, tetapi dasar perencanaan yang berdampak.

Survey hortikultura

Survei Pertanian Hortikultura (SPH) adalah pengumpulan data tahunan yang dilakukan Badan Pusat Statistik dan Dinas Pertanian untuk mengukur luas panen, produksi, dan produktivitas tanaman buah, sayur, biofarmaka, dan hias. Survei ini krusial untuk memantau ketahanan pangan, memantau OPT, serta merumuskan kebijakan sektor pertanian.

Berikut adalah poin penting terkait survei hortikultura:

Jenis Survei (SPH)

SPH-SBS: Sayuran dan Buah-buahan Semusim (bulanan). SPH-BST: Buah-buahan dan Sayuran Tahunan (triwulanan). SPH-TBF: Tanaman Biofarmaka (triwulanan). SPH-TH: Tanaman Hias (triwulanan). Data yang Dikumpulkan pada survey ini nanti antara lain, Luas panen, jumlah tanaman produktif, produksi, produktivitas, serta luas serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

Metode surveynya nanti dengan cara Wawancara langsung (CAPI) dengan petani dan pengamatan lapangan, serta laporan dari Kepala Cabang Dinas (KCD) Pertanian di kecamatan.

Tujuannya adalah Mendapatkan data Angka Tetap (ATAP) untuk 18 komoditas strategis nasional. Survei ini mencakup tanaman seperti cabai rawit, tomat, bawang merah, sayuran daun, dan buah-buahan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....