Santunan Yatim dan Duafa Warnai Kegiatan Keagamaan di Bengkulu Utara
- 02 Okt 2026 23:32 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu Utara – Kepedulian terhadap anak yatim piatu dan kaum duafa menjadi perhatian dalam kegiatan keagamaan di Masjid Agung Baitul-Makmur Bengkulu Utara, Jumat 02 Oktober 2026. Santunan diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah dan masyarakat, yang dirangkai dengan salat berjamaah, tausiah agama, serta Salat Isya berjamaah.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 17.30 WIB tersebut dihadiri Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, serta jajaran pemerintah daerah. Hadir pula Asisten II Provinsi Bengkulu R.A. Denni, Sekretaris Daerah Bengkulu Utara H. Fitriyansyah, Wakapolres Bengkulu Utara Kompol Januri Sutirto, serta sejumlah kepala dinas provinsi dan Kabupaten Bengkulu Utara.
Pemberian santunan menjadi salah satu rangkaian utama kegiatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anak yatim piatu dan kaum duafa. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan mengatakan perhatian kepada anak yatim piatu dan kaum duafa merupakan bagian dari kepedulian sosial yang perlu terus dikembangkan. “Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bagian dari kepedulian, termasuk memberikan perhatian kepada anak yatim piatu dan kaum duafa,” ujar Gubernur Bengkulu.
Selain santunan, kegiatan diisi dengan pelaksanaan ibadah secara berjamaah yang diikuti pemerintah daerah dan masyarakat. Jamaah kemudian mendengarkan tausiah agama yang diharapkan dapat memperkuat pemahaman serta pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata turut mengikuti rangkaian kegiatan bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat. “Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” kata Arie.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui kegiatan sosial serta keagamaan. Semangat berbagi diharapkan dapat terus tumbuh sehingga kepedulian terhadap anak yatim piatu dan kaum duafa menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Salat Isya berjamaah dan berakhir sekitar pukul 20.00 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung lancar, aman, dan situasi tetap kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....