Alasan Perempuan Tidak Boleh Tidur Tengkurap Terlalu Lama
- 30 Sep 2026 06:53 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kebiasaan tidur atau berbaring dengan posisi tengkurap dalam durasi yang lama ternyata dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan tubuh perempuan. Posisi ini memberikan tekanan berlebih pada area dada serta mengganggu kelengkungan alami tulang belakang.
Tekanan terus-menerus pada payudara saat posisi tengkurap dapat menyebabkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan pada jaringan lunak di sekitarnya. Selain itu, kondisi ini berisiko menghambat sirkulasi darah yang lancar pada area dada.
Posisi tengkurap juga memaksa leher berada dalam kondisi menoleh ke satu sisi selama berjam-jam untuk bernapas. Hal tersebut memicu ketegangan otot leher serta berpotensi menyebabkan sakit kepala tegang saat bangun tidur.
| Baca juga: Daster: Busana Juara Perempuan Indonesia |
Tulang belakang bagian bawah akan melengkung secara tidak alami akibat dorongan berat badan ke arah matras. Tekanan berulang ini menjadi salah satu penyebab utama timbulnya nyeri punggung bawah kronis pada perempuan.
Bagi wanita hamil, tidur tengkurap sangat tidak dianjurkan terutama ketika memasuki trimester kedua dan ketiga. Penekanan pada pembuluh darah utama dapat mengurangi aliran darah dan nutrisi penting menuju janin.
Posisi tengkurap turut membatasi pergerakan diafragma secara optimal saat proses pernapasan berlangsung. Akibatnya, pasokan oksigen ke dalam tubuh menjadi berkurang dan membuat kualitas tidur menurun.
Para ahli medis menyarankan agar perempuan membiasakan tidur terlentang atau miring dengan bantuan bantal penyangga. Penggunaan bantal pendukung di antara lutut dapat menjaga kesejajaran tulang belakang secara ideal sepanjang malam.
Mengubah kebiasaan posisi tidur memang membutuhkan waktu serta kedisiplinan yang konsisten secara bertahap. Langkah pencegahan ini sangat penting dilakukan demi menjaga kesehatan postur tubuh dan kualitas hidup jangka panjang.
Sumber: Sleep Foundation – Is Sleeping on Your Stomach Bad for You?
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....