Tips Sehat Meredakan Radang Tenggorokan

  • 22 Sep 2026 07:05 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan- Radang tenggorokan atau faringitis dapat menimbulkan rasa perih, kering, gatal, hingga nyeri saat menelan. Kementerian Kesehatan RI menyebut sebagian besar kasus faringitis disebabkan infeksi virus, meski pada kondisi tertentu bakteri juga dapat menjadi penyebabnya.

Salah satu langkah sederhana untuk membantu meredakan keluhan adalah memastikan tubuh memperoleh cukup cairan. Kementerian Kesehatan dalam informasi kesehatannya menyarankan konsumsi air yang cukup untuk menjaga tenggorokan tetap lembap dan mencegah dehidrasi.

Selain minum, berkumur menggunakan air garam hangat juga dapat dilakukan untuk membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan. Kemenkes menjelaskan bahwa berkumur dengan air garam hangat merupakan salah satu bentuk perawatan mandiri yang dapat membantu meredakan nyeri tenggorokan.

Istirahat yang cukup juga penting selama tubuh mengalami gangguan kesehatan, termasuk ketika muncul gejala radang tenggorokan. Penderita juga dianjurkan tidak terlalu banyak berbicara, terutama apabila suara sedang serak, agar tenggorokan tidak semakin teriritasi.

Pilihan makanan turut diperhatikan ketika tenggorokan terasa sakit, misalnya dengan mengonsumsi makanan yang lebih nyaman untuk ditelan seperti sup atau makanan berkuah hangat. Penggunaan pelembap udara dapat dipertimbangkan apabila kondisi ruangan terasa kering, sementara paparan asap rokok dan polusi sebaiknya dihindari.

Penggunaan obat juga perlu disesuaikan dengan penyebab sakit tenggorokan dan kondisi masing-masing orang. Kementerian Kesehatan menyebut paracetamol atau ibuprofen dapat digunakan untuk membantu meredakan nyeri dan demam, sedangkan antibiotik diberikan untuk kasus yang disebabkan infeksi bakteri berdasarkan penilaian tenaga medis.

Masyarakat disarankan tidak langsung menggunakan antibiotik ketika mengalami sakit tenggorokan karena sebagian besar kasus disebabkan virus. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) juga menegaskan antibiotik tidak digunakan untuk faringitis akibat virus, sedangkan infeksi Streptococcus grup A perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan yang sesuai.

Jika keluhan tidak membaik dalam sekitar tujuh hari, atau disertai kesulitan menelan, sulit bernapas, ruam, maupun sulit membuka mulut, pemeriksaan medis diperlukan. Kementerian Kesehatan mengingatkan kondisi tersebut perlu mendapatkan penilaian tenaga kesehatan agar penyebab dan penanganannya dapat ditentukan secara tepat.

Catatan sumber: Materi utama mengacu pada Kementerian Kesehatan RI dan CDC, sehingga kutipan faktualnya dapat diverifikasi dari sumber resmi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....