Ajarkan Renang sejak Dini, Anak Lebih Percaya Diri dan Kenal Keselamatan Air

  • 21 Sep 2026 07:55 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu – Mengajarkan olahraga renang kepada anak sejak usia dini tidak hanya menjadi aktivitas untuk mengisi waktu luang, tetapi juga dapat menjadi bagian dari stimulasi tumbuh kembang anak. Aktivitas di dalam air melatih koordinasi gerak, keseimbangan, kekuatan tubuh sekaligus membantu anak membangun keberanian dan rasa percaya diri.

Pelatih renang Intan Anggrainy mengatakan, pengenalan terhadap air sejak usia dini membuat anak lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan kolam renang. Menurutnya, proses latihan harus dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan usia serta kemampuan masing-masing anak.

“Yang paling utama bukan langsung mengajarkan anak berenang dengan teknik yang sulit, tetapi bagaimana anak terlebih dahulu merasa nyaman dan aman berada di dalam air, kemudian kita ajarkan gerakan dasar secara perlahan,” ujar Intan.

Intan menjelaskan, latihan renang juga dapat membantu anak mengembangkan kemampuan motorik karena hampir seluruh bagian tubuh bergerak saat berada di dalam air. Selain kemampuan fisik, anak juga belajar mengikuti instruksi pelatih, mengatur pernapasan, menjaga keseimbangan serta menyelesaikan tahapan latihan secara mandiri.

“Dampaknya cukup banyak, mulai dari anak menjadi lebih berani, percaya diri, koordinasinya semakin bagus, sampai terbiasa mengikuti instruksi. Kalau dilakukan secara rutin dan dengan metode yang tepat, anak biasanya juga lebih cepat memahami gerakan karena sudah terbiasa dengan air,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang orang tua murid Heni Mayasari mengaku melihat perubahan positif setelah anaknya mengikuti latihan renang sejak usia dini. Selain semakin menyukai olahraga, anak menjadi lebih percaya diri dan tidak mudah takut ketika berada di lingkungan kolam renang.

“Awalnya anak saya takut masuk air dan harus selalu didampingi, tetapi setelah mengikuti latihan secara bertahap, sekarang sudah lebih berani dan mau mencoba sendiri. Yang paling saya rasakan bukan hanya kemampuan berenangnya, tetapi anak juga menjadi lebih disiplin, mau mendengarkan arahan pelatih dan percaya diri ketika mencoba gerakan baru,” ujar Heny mayasari.

Menurut Kementerian Kesehatan, aktivitas berenang pada anak dapat memberikan stimulasi terhadap kemampuan motorik, keseimbangan, kekuatan dan kelenturan tubuh. Namun, pengenalan renang tetap perlu memperhatikan usia, kondisi anak, kebersihan serta keamanan lingkungan kolam.

Sementara itu, pembelajaran renang juga dapat menjadi salah satu lapisan perlindungan untuk mengurangi risiko tenggelam, terutama ketika anak dibekali keterampilan dasar keselamatan di air. Meski demikian, kemampuan berenang tidak berarti anak sepenuhnya aman dari risiko tenggelam sehingga pengawasan orang dewasa tetap menjadi hal yang wajib dilakukan.

Karena itu, orang tua disarankan memilih program latihan yang sesuai usia dan kemampuan anak serta ditangani pelatih yang memahami tahapan pembelajaran renang. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan aman, olahraga renang sejak dini dapat menjadi bekal keterampilan hidup sekaligus membangun kebiasaan beraktivitas fisik sejak masa pertumbuhan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....