Punya Sayap, Kenapa Ayam Lebih Suka Berjalan daripada Terbang? Ini Penjelasannya
- 18 Sep 2026 15:58 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Ayam dikenal sebagai hewan yang memiliki sayap. Namun, berbeda dengan burung elang, merpati, atau walet yang mampu terbang jauh, ayam hanya dapat terbang rendah dalam jarak pendek.
Menurut penjelasan yang dimuat Smithsonian Magazine, ayam sebenarnya masih bisa terbang, namun kemampuan tersebut sangat terbatas karena ayam modern memiliki tubuh yang lebih besar dan berat dibandingkan nenek moyangnya di alam liar. Ahli burung dari National Zoo and Conservation Biology Institute, Sara Hallager, menjelaskan bahwa ayam hasil domestikasi memiliki sayap yang terlalu kecil untuk menopang penerbangan jarak jauh.
| Baca juga: Makanan Rebus Bantu Diet Optimal |
Hal senada juga dijelaskan oleh National Air and Space Museum Smithsonian melalui laman edukasi How Things Fly. Dalam artikelnya disebutkan bahwa ayam masih mampu terbang sesaat, tetapi ukuran sayapnya tidak cukup besar untuk menghasilkan daya angkat yang mampu mengimbangi berat tubuhnya.
Sementara itu, Live Science mengutip peneliti penerbangan hewan dari University of Southern California, Michael Habib, yang menyebut ayam modern merupakan hasil seleksi manusia selama ribuan tahun. Ayam sengaja dikembangbiakkan untuk menghasilkan lebih banyak daging dan telur sehingga ukuran tubuhnya menjadi semakin besar.
| Baca juga: Ide Usaha Sampingan untuk Perempuan Kantoran |
Menurut Habib, kondisi tersebut membuat ayam memiliki otot dada yang besar dan berat. Akibatnya, rasio antara berat tubuh dan luas sayap menjadi tidak ideal untuk terbang seperti burung pada umumnya.
Nenek moyang ayam peliharaan saat ini diketahui berasal dari ayam hutan merah (Gallus gallus). Dalam laporan Smithsonian Magazine, ayam hutan merah masih mampu terbang pendek untuk menghindari predator dan bertengger di pohon saat malam hari.
Meski tidak bisa terbang jauh, sayap ayam tetap memiliki fungsi penting. Sayap digunakan untuk menjaga keseimbangan saat berlari, membantu melompat ke tempat yang lebih tinggi, memperlambat jatuh dari ketinggian, serta melindungi anak-anaknya dari ancaman.
Jadi, alasan ayam tidak mampu terbang jauh bukan karena sayapnya tidak berfungsi. Tubuh yang berat, ukuran sayap yang relatif kecil, serta proses domestikasi selama ribuan tahun membuat ayam lebih cocok hidup dan mencari makan di darat dibandingkan menjelajahi udara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....