Menata Hati 2026, 1.600 Peserta Diajak Berdamai dengan Takdir dan Luka Hati

  • 07 Sep 2026 08:04 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu – Sebanyak 1.600 peserta mengikuti Talkshow Keagamaan “Menata Hati 2026” yang menghadirkan Ustadz Hilman Fauzi, S.E.I., M.SI., M.E.SY., di Ballroom Hotel Mercure Kota Bengkulu, Minggu 06 September 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore ini dibagi dalam dua sesi dengan tema yang mengajak peserta merefleksikan perjalanan hidup dan kondisi hati.

Sesi pertama mengangkat tema “Belajar Menerima Takdir” dan diikuti sekitar 800 peserta, dengan registrasi dimulai pukul 08.00 WIB. Acara berlangsung pukul 09.00 hingga 11.30 WIB, sebelum sesi pertama ditutup pada pukul 12.00 WIB.

Dalam materi tersebut, peserta diajak memahami bahwa menerima takdir bukan berarti berhenti berusaha menghadapi kehidupan. Ustadz Hilman Fauzi menekankan pentingnya menjaga keimanan dan keikhlasan sembari tetap melakukan ikhtiar, berdoa dan bertawakal kepada Allah SWT.

“Takdir bukan alasan untuk berhenti berusaha, melainkan menjadi dasar untuk tetap berikhtiar, berdoa dan bertawakal,” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam sesi tersebut. Peserta juga diajak melihat keberhasilan, kegagalan, kehilangan dan berbagai ujian sebagai bagian dari perjalanan yang dapat menghadirkan pelajaran kehidupan.

Memasuki siang hari, talkshow berlanjut ke sesi kedua dengan tema “Menyembuhkan Luka Hati” yang kembali diikuti sekitar 800 peserta. Registrasi dimulai pukul 13.00 WIB, sementara penyampaian materi berlangsung mulai pukul 13.30 hingga 17.00 WIB dan kegiatan berakhir sekitar pukul 17.30 WIB.

Pada sesi kedua, peserta diajak memahami bahwa rasa kecewa, kehilangan, kegagalan dan pengalaman buruk tidak selalu dapat dihapus dalam waktu singkat. Proses penyembuhan membutuhkan keberanian untuk menerima kenyataan, memaafkan diri sendiri maupun orang lain, serta tidak terus-menerus terjebak dalam masa lalu.

Ustadz Hilman juga mengajak peserta mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui ibadah, doa, zikir dan memperbanyak rasa syukur sebagai bagian dari proses menata hati. Dengan berserah diri kepada Allah SWT, seseorang diharapkan mampu melepaskan beban masa lalu dan kembali menjalani kehidupan dengan hati yang lebih tenang serta penuh harapan.

Pesan yang mengemuka dalam Talkshow “Menata Hati 2026” adalah ketenangan hidup tidak selalu lahir dari keadaan yang sesuai dengan keinginan manusia. Ketenangan juga tumbuh ketika seseorang mampu menerima ketetapan Allah SWT, mengelola hati, memaafkan, bersyukur dan terus memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Mercure Kota Bengkulu tersebut mendapat perhatian dari peserta hingga kedua sesi berakhir. Seluruh rangkaian Talkshow Keagamaan “Menata Hati 2026” berlangsung aman dan kondusif, dengan peserta mengikuti materi hingga kegiatan selesai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....