Desil DTSEN Bukan Penentu Kaya atau Miskin

  • 05 Sep 2026 19:01 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bukan penanda langsung seseorang tergolong kaya atau miskin. Desil merupakan sistem pemeringkatan tingkat kesejahteraan penduduk secara nasional yang dibagi ke dalam 10 kelompok.

Melansir keterangan resmi Kemensos RI, Kemensos menjelaskan pemeringkatan tersebut bersifat relatif. Karena itu, posisi desil seseorang dapat berubah meskipun kondisi ekonominya tidak mengalami perubahan.

Perubahan posisi desil terjadi karena DTSEN menggunakan sistem peringkat nasional. Ketika kondisi kesejahteraan masyarakat lain berubah, hasil pemeringkatan juga dapat mengalami penyesuaian.

Kemensos juga menegaskan desil bukan satu-satunya syarat untuk menerima bantuan sosial. Posisi desil hanya menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan prioritas penerima bantuan.

Setiap program bantuan sosial memiliki kriteria dan persyaratan tersendiri yang harus dipenuhi oleh calon penerima. Oleh sebab itu, perubahan desil tidak otomatis membuat seseorang kehilangan atau memperoleh bantuan sosial.

Sementara itu, perubahan desil yang sempat terjadi secara signifikan pada DTSEN Volume 3 telah dievaluasi oleh pemerintah. Badan Pusat Statistik (BPS) kemudian menerbitkan DTSEN Volume 3.1 sebagai langkah koreksi dan penyempurnaan data.

Masyarakat yang merasa data dalam DTSEN belum sesuai dapat mengajukan pemutakhiran melalui pemerintah desa atau kelurahan, operator SIKS-NG, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), BPS, maupun pemerintah daerah.

Selain itu, pemutakhiran data juga dapat dilakukan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos. Layanan pengaduan dan pemutakhiran tersedia melalui call center 021-171, WhatsApp 08877-171-171, serta kanal daring DTSEN dan Kemensos.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....