Jembatan Gantung Kalbang Diperbaiki, Akses Warga Angkut Hasil Pertanian Lancar
- 04 Sep 2026 10:53 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Sebuah jembatan gantung sepanjang sekitar 60 meter di Desa Kalbang, Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara, mulai mendapat perbaikan, Kamis 03 September 2026. Jembatan yang menghubungkan Desa Kalbang dengan Desa Sukarame Kecamatan Air Padang hingga menuju Desa Gunung Selan tersebut menjadi akses penting masyarakat, terutama para petani.
Perbaikan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB oleh jajaran Polres Bengkulu Utara bersama personel Polsek Lais, pemerintah desa, kelompok tani, serta masyarakat setempat. Kehadiran warga dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya keberadaan jembatan bagi aktivitas sehari-hari dan mobilitas masyarakat antarwilayah.
Wakapolres Bengkulu Utara Kompol Januari Sutirto, SH, bersama personel ikut turun langsung membersihkan jalur menuju jembatan yang tertutup semak belukar. Selain membuka kembali akses masuk, warga bersama aparat juga melakukan pembenahan pada bagian jalan yang mengalami kerusakan.
Bagian lantai jembatan yang menggunakan material kayu dan telah lapuk serta keropos turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Kayu yang dinilai sudah tidak layak kemudian diganti untuk membantu meningkatkan keamanan masyarakat ketika melintasi jembatan.
“Perbaikan ini dilakukan bersama-sama dengan masyarakat agar akses jembatan dapat kembali dimanfaatkan dengan lebih baik,” ujar Kompol Januari Sutirto, SH. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam proses perbaikan fasilitas yang digunakan masyarakat secara bersama-sama.
Tidak hanya memperbaiki bagian konstruksi, jembatan gantung tersebut juga dicat menggunakan kombinasi warna merah dan putih. Pengecatan dilakukan untuk memperbarui tampilan jembatan sekaligus memberikan kesan lebih terawat terhadap fasilitas penghubung antardesa tersebut.
Jembatan yang dibangun pada 2012 itu memiliki peran penting bagi warga di kawasan yang sebagian besar merupakan daerah persawahan. Akses tersebut digunakan masyarakat untuk mengangkut hasil perkebunan dan pertanian, terutama padi, sehingga kondisi jembatan berkaitan langsung dengan kelancaran aktivitas ekonomi warga.
Ketua Kelompok Tani Harapan Jaya bersama anggota, pemerintah Desa Kalbang, BPD, dan masyarakat sekitar turut terlibat dalam kegiatan perbaikan. Kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa pemeliharaan infrastruktur desa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh pengguna fasilitas.
Dengan kondisi jembatan yang kembali dibenahi, masyarakat diharapkan dapat menjalankan aktivitas menuju lahan pertanian maupun mengangkut hasil panen dengan lebih aman dan lancar. Perbaikan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan infrastruktur penghubung desa secara berkala agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....