Harapan Petani Bengkulu Tumbuh Bersama Program Swasembada Bawang Putih
- 27 Agt 2026 14:14 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu – Di balik hamparan lahan pertanian, tersimpan harapan baru bagi para petani di Provinsi Bengkulu untuk mengembangkan bawang putih sebagai komoditas yang menjanjikan. Harapan tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Tindak Lanjut Penanaman Bawang Putih Serentak dalam rangka percepatan swasembada bawang putih yang digelar Polda Bengkulu, Rabu 26 Agustus 2026.
Rapat yang berlangsung di Aula Rupatama Lantai 3 Gedung Awaloedin Djamin Polda Bengkulu itu mempertemukan aparat kepolisian, pemerintah daerah, instansi pertanian hingga pihak yang berkaitan dengan kebutuhan produksi petani. Pertemuan tersebut tidak hanya membahas target penanaman, tetapi juga bagaimana memastikan para petani mendapat pendampingan agar tanaman yang mereka rawat dapat memberikan hasil.
Bagi petani, menanam bawang putih membutuhkan lebih dari sekadar lahan yang subur dan benih yang baik. Ketersediaan pupuk, pendampingan penyuluh serta kepastian penyerapan hasil menjadi bagian penting agar jerih payah petani selama berbulan-bulan tidak berakhir tanpa kepastian.
Penanaman bawang putih sendiri telah dimulai di Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang dan Lebong sebagai bagian dari program percepatan swasembada bawang putih nasional. Dalam rapat, seluruh pihak sepakat bahwa tanaman yang telah tumbuh perlu terus dikawal melalui pemeliharaan dan pendampingan secara berkelanjutan.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K. dalam rapat tersebut menekankan pentingnya kerja bersama dalam menyukseskan program tersebut. “Keberhasilan program ini membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, instansi pertanian, kelompok tani, penyuluh dan seluruh pihak terkait,” Ujar Kapolda Bengkulu
Semangat kolaborasi itu diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi petani, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen. Ketika seluruh pihak terlibat, petani tidak lagi berjalan sendiri dalam menghadapi risiko yang selalu menyertai usaha pertanian.
Pengembangan lahan penanaman juga diarahkan ke Kabupaten Bengkulu Tengah dengan mempertimbangkan kesiapan lahan dan kondisi wilayah. Langkah ini membuka peluang bagi lebih banyak petani untuk terlibat sekaligus menjadikan sektor pertanian sebagai sumber harapan ekonomi bagi keluarga di pedesaan.
Bawang putih yang ditanam hari ini diharapkan bukan hanya menjadi bagian dari target angka swasembada nasional. Lebih dari itu, setiap bibit yang tumbuh membawa harapan petani agar hasil kerja keras mereka mampu memperkuat ekonomi keluarga dan menghadirkan masa depan yang lebih baik.
Rapat tersebut pun menyepakati langkah tindak lanjut bersama agar program penanaman berjalan optimal dan berkelanjutan. “Program ini harus terus dikawal dan hasilnya dapat diukur, sehingga benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional,” ujar Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K.
Dengan dukungan pemerintah, aparat, penyuluh dan berbagai instansi terkait, para petani di Bengkulu kini memiliki ruang harapan yang lebih besar untuk mengembangkan bawang putih. Dari tangan-tangan yang setiap hari bergelut dengan tanah, upaya membangun kemandirian pangan nasional perlahan diharapkan dapat tumbuh dan berbuah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....