Mengenal Desil 1 hingga 10 dalam Data Kesejahteraan Masyarakat
- 24 Agt 2026 06:59 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Istilah desil sering digunakan pemerintah dalam mengelompokkan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan. Pembagian tersebut membantu pemerintah menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial secara lebih tepat.
Melansir media sosial Kementerian Sosial Republik Indonesia, secara sederhana desil membagi masyarakat ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan kondisi kesejahteraan. Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraan kelompok tersebut secara relatif.
Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Kelompok ini menjadi bagian yang sangat diprioritaskan dalam berbagai program perlindungan sosial, sesuai ketentuan masing-masing program.
Desil 2 termasuk kelompok dengan tingkat kesejahteraan rendah. Masyarakat dalam kelompok ini masih menjadi sasaran berbagai program bantuan yang menggunakan data kesejahteraan sebagai salah satu dasar penetapan.
Desil 3 juga berada dalam kelompok kesejahteraan relatif rendah. Kelompok ini tetap menjadi bagian penting dalam penargetan sejumlah program pemerintah bagi keluarga miskin atau rentan miskin.
Desil 4 masih menunjukkan kondisi ekonomi yang relatif rendah dibanding kelompok lainnya. Kelompok ini dapat menjadi sasaran prioritas program tertentu berdasarkan kriteria dan kuota yang ditetapkan pemerintah.
Desil 5 berada di sekitar kelompok menengah bawah dalam pembagian kesejahteraan. Masyarakat pada kelompok ini masih dapat memperoleh bantuan tertentu, tetapi tidak otomatis menerima seluruh program.
Sementara itu, Desil 6 hingga Desil 10 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif lebih tinggi. Semakin tinggi angka desil, peluang mendapatkan bantuan tertentu dapat semakin terbatas sesuai persyaratan program.
Meski demikian, masyarakat perlu memahami bahwa angka desil bukan penentu tunggal penerimaan seluruh bantuan pemerintah. Setiap program memiliki kriteria, sasaran, mekanisme, dan ketentuan masing-masing dalam menentukan penerima manfaat.
Karena itu, masyarakat tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa seseorang pasti menerima atau tidak menerima bantuan hanya berdasarkan angka desil. Penetapan penerima tetap mengikuti aturan program dan hasil pemutakhiran data kesejahteraan yang digunakan pemerintah.
Pemahaman mengenai desil penting agar masyarakat tidak salah menafsirkan informasi mengenai bantuan sosial. Dengan mengetahui arti setiap kelompok, masyarakat dapat memahami posisi kesejahteraannya dan ketentuan bantuan secara lebih baik.
Berikut cara mengecek informasi desil keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui HP atau komputer. Caranya dengan akses laman cekbansos.kemensos.go.id, masukkan NIK sesuai KTP dan kode captcha, lalu klik “Cari Data”.
Selain melalui laman, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos. Pengguna cukup mengunduh aplikasi, memilih menu pengecekan bansos, memasukkan NIK, kemudian memilih “Cari Data”.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....