Kaya Serat: Nikmati Biji Cempedak Rebus
- 18 Agt 2026 15:39 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan- Musim buah cempedak adalah salah satu musim yang dinanti oleh bayak orang bagi penggemar buah cempedak, selain rasanya manis dan memiliki daging yang berserat, buah cempedak juga bisa kita nikmati biji cempedak . Biji cempedak selama ini kerap dibuang setelah daging buahnya disantap, padahal bagian tersebut dapat diolah menjadi pangan yang bernilai gizi. Salah satu cara sederhana mengonsumsinya adalah dengan merebus biji hingga matang, kemudian disantap sebagai camilan.
Penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menunjukkan bahwa biji cempedak memiliki kandungan pati resisten dan serat pangan yang menarik untuk dikaji sebagai bahan pangan. Dalam penelitian tersebut, tepung biji cempedak yang telah direbus memiliki kadar pati resisten sekitar 19 persen, meningkat dibandingkan bahan yang belum mendapat perlakuan.
Kandungan pati resisten dan serat tersebut berpotensi mendukung kesehatan pencernaan karena menjadi bagian dari karbohidrat yang tidak sepenuhnya dicerna di saluran pencernaan. Studi IPB juga menemukan adanya efek prebiotik positif pada tepung biji cempedak rebus terhadap pertumbuhan bakteri tertentu, meski penelitian tersebut belum dapat dijadikan bukti bahwa mengonsumsi biji cempedak secara langsung dapat mengobati penyakit.
Selain serat, biji cempedak juga mengandung sejumlah zat gizi, termasuk protein, karbohidrat, mineral, serta vitamin dalam jumlah tertentu. Data komposisi pangan dari Kementerian Kesehatan Malaysia, misalnya, mencatat biji cempedak mengandung protein, karbohidrat, serat, kalsium, zat besi, kalium, vitamin B1, B2, niasin, dan vitamin C.
Pengolahan dengan cara direbus menjadi pilihan yang lebih sederhana dibandingkan menggoreng karena tidak membutuhkan tambahan minyak. Namun, manfaat tersebut tetap perlu ditempatkan sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang dan bukan sebagai pengganti pengobatan medis atau obat untuk penyakit tertentu.
Sumber ilmiah lain juga menemukan bahwa biji cempedak mengandung berbagai senyawa fitokimia, seperti flavonoid, fenol, tanin, saponin, alkaloid, serta senyawa lainnya. Kajian tersebut menyebut adanya potensi aktivitas biologis pada bagian tanaman cempedak, tetapi hasil penelitian laboratorium tidak otomatis berarti manfaat yang sama sudah terbukti pada manusia.
Karena itu, masyarakat yang ingin menikmati biji cempedak sebaiknya memastikan biji dibersihkan dan dimasak sampai matang sebelum dikonsumsi. Pengolahan yang tepat penting untuk menghasilkan pangan yang lebih aman, sementara jumlah konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing.
Dengan pengolahan sederhana, biji cempedak dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif pangan lokal sehingga tidak langsung menjadi limbah. Temuan penelitian IPB memberikan dasar ilmiah bahwa biji cempedak memiliki komponen pangan yang potensial, tetapi penelitian lebih lanjut pada manusia masih diperlukan untuk memastikan manfaat kesehatan secara klinis.
Sumber: Ummul Khayrah, Endang Prangdimurti, dan Lilis Nuraida, Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (IPB), 2022; Food Composition Database, Ministry of Health Malaysia; serta kajian ilmiah mengenai fitokimia Artocarpus integer
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....