Trend Tumbler: Praktis Hemat Biayanya

  • 09 Agt 2026 16:41 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuha - minum atau Tumbler kini menjadi salah satu perlengkapan yang banyak digunakan untuk membawa air minum saat beraktivitas sehari-hari. Selain praktis, penggunaan tumbler dapat membantu masyarakat membawa air minum sendiri sehingga lebih mudah menjaga kecukupan konsumsi cairan selama beraktivitas.

Namun, memilih tumbler sebaiknya tidak hanya berdasarkan bentuk, warna, atau desain yang menarik. Bahan pembuat, keamanan untuk kontak dengan makanan dan minuman, kemudahan dibersihkan, serta kondisi tutup dan bagian dalam juga perlu menjadi pertimbangan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau FDA menjelaskan bahwa bahan yang bersentuhan dengan makanan dan minuman perlu memenuhi ketentuan keamanan sesuai penggunaannya. FDA menyebut penilaian keamanan bahan tersebut mempertimbangkan kemungkinan zat berpindah atau bermigrasi ke makanan maupun minuman.

Karena itu, konsumen disarankan memilih tumbler yang mencantumkan informasi bahan dan peruntukannya secara jelas dari produsen. Untuk tumbler berbahan plastik, konsumen juga dapat memperhatikan informasi mengenai penggunaan untuk minuman serta petunjuk suhu yang diperbolehkan agar wadah digunakan sesuai peruntukannya.

FDA juga menyatakan bahwa berdasarkan evaluasi berkelanjutan terhadap bukti ilmiah, penggunaan BPA yang saat ini telah disetujui untuk wadah dan kemasan makanan dinilai aman dalam kondisi penggunaan yang diizinkan. Meski demikian, memperhatikan petunjuk penggunaan dari produsen tetap penting karena keamanan suatu wadah berkaitan dengan bahan dan kondisi penggunaannya.

Selain bahan, kebersihan tumbler menjadi faktor yang tidak kalah penting bagi kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menegaskan bahwa air minum yang aman merupakan bagian penting dari perlindungan kesehatan masyarakat, termasuk melalui upaya mencegah kontaminasi air.

Tumbler yang memiliki mulut botol, sedotan, karet penutup, atau celah yang sulit dijangkau dapat lebih sulit dibersihkan secara menyeluruh. Oleh sebab itu, pilihlah tumbler yang mudah dibongkar dan dicuci, kemudian ikuti petunjuk perawatan agar bagian-bagian yang bersentuhan dengan minuman tetap bersih.

WHO dalam pedoman kualitas air minum terbaru menekankan pendekatan pencegahan untuk mengurangi risiko kontaminasi dan memastikan air yang dikonsumsi masyarakat tetap aman. "Safe drinking-water is fundamental to health, development and human rights," kata Direktur WHO Rüdiger Krech dalam pembaruan pedoman tersebut.

Pengguna juga sebaiknya memeriksa kondisi tumbler secara berkala, terutama apabila terdapat retakan, perubahan bentuk, kerusakan lapisan, atau bagian penutup yang sudah tidak berfungsi dengan baik. Jika wadah sudah rusak dan tidak lagi dapat digunakan sesuai petunjuk produsen, menggantinya merupakan pilihan yang lebih aman.

Dengan demikian, memilih tumbler yang baik untuk kesehatan tidak cukup hanya dengan mencari produk yang terlihat menarik atau sedang populer. Pastikan bahan dan peruntukannya jelas, mudah dibersihkan, digunakan sesuai petunjuk, serta diisi dengan air yang aman untuk diminum agar kebiasaan membawa tumbler benar-benar mendukung pola hidup sehat.

Catatan sumber: Rujukan utama naskah ini berasal dari WHO untuk aspek keamanan air minum dan FDA untuk keamanan bahan yang bersentuhan dengan makanan/minuman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....