Tips Menyimpan Telur agar Tetap Segar dan Tahan Lama

  • 30 Jul 2026 15:50 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Telur menjadi salah satu bahan pangan yang hampir selalu tersedia di dapur rumah tangga. Selain memiliki harga yang relatif terjangkau, telur juga mudah diolah menjadi berbagai jenis hidangan, mulai dari telur rebus, telur dadar, hingga omelet.

Meski demikian, telur termasuk bahan pangan segar yang memerlukan penanganan khusus saat penyimpanan. Cara menyimpan yang tepat dapat membantu menjaga kualitas telur sekaligus memperpanjang masa simpannya.

Melansir Taste of Home, koki dari Institute of Culinary Education, Ann Ziata, menjelaskan bahwa telur memiliki cangkang yang tersusun dari membran semipermeabel yang sebagian besar terdiri atas kalsium karbonat. Cangkang tersebut berfungsi melindungi isi telur dari berbagai faktor luar.

Selain cangkang, telur juga memiliki lapisan pelindung alami yang membantu mencegah masuknya bakteri. Karena itu, kondisi cangkang yang tetap utuh menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesegaran telur.

Menurut Ann Ziata, telur utuh dengan cangkang yang masih baik dapat bertahan hingga sekitar satu bulan apabila disimpan di dalam lemari pendingin. Sementara itu, kuning dan putih telur mentah yang telah dikeluarkan dari cangkangnya hanya mampu bertahan sekitar empat hari di lemari es.

Di sisi lain, telur yang telah direbus memiliki masa simpan yang lebih singkat. Telur rebus umumnya dapat bertahan hingga satu minggu apabila disimpan dalam kondisi yang tepat di lemari pendingin.

Untuk menjaga kualitas telur, masyarakat disarankan menyimpannya di tempat yang bersih dan memiliki suhu stabil. Penyimpanan di dalam lemari es menjadi pilihan yang umum dilakukan untuk memperlambat pertumbuhan bakteri.

Selain itu, telur sebaiknya dijauhkan dari bahan makanan yang memiliki aroma menyengat, seperti bawang yang telah dipotong. Hal ini karena cangkang telur memiliki pori-pori yang dapat menyerap bau dari lingkungan sekitarnya.

Dengan penyimpanan yang tepat, telur dapat tetap segar dan aman dikonsumsi lebih lama. Langkah sederhana ini juga membantu mengurangi risiko pemborosan bahan pangan di rumah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....