Kerikil di Alur Ban, Aman atau Berbahaya? Simak Faktanya

  • 28 Jul 2026 20:35 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Kerikil yang terselip di ban mobil atau motor tidak selalu berbahaya, tetapi tetap perlu mendapat perhatian sesuai dengan letak dan kondisinya. Pada banyak kasus, kerikil hanya tersangkut sementara dan akan terlepas dengan sendirinya saat kendaraan digunakan.

Kerikil yang berada di alur tapak ban umumnya tidak menimbulkan risiko serius terhadap keselamatan berkendara. Meski demikian, merangkum data dari @ngotomotifchannel jika jumlahnya cukup banyak, sebaiknya dibersihkan ketika melakukan pemeriksaan rutin pada kondisi ban.

Berbeda halnya jika kerikil tertancap cukup dalam hingga mendekati atau menembus lapisan ban. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kebocoran, terutama apabila benda yang menancap sebenarnya merupakan batu tajam atau serpihan logam.

Selain berpotensi menyebabkan kerusakan, kerikil yang tersangkut juga dapat menimbulkan suara "klik-klik" saat ban berputar. Suara tersebut memang lebih bersifat mengganggu daripada berbahaya, tetapi tetap menjadi tanda bahwa ban perlu diperiksa.

Pemeriksaan ban secara berkala sangat penting untuk memastikan tidak ada benda asing yang berpotensi merusak permukaan ban. Dengan pemeriksaan rutin, pengendara juga dapat mendeteksi lebih awal jika terdapat kerikil atau benda tajam yang tertancap.

Kerusakan akibat kerikil memang tergolong jarang terjadi dalam jangka pendek. Namun, jika benda tersebut terus menempel dan menggesek bagian ban dalam waktu lama, kerusakan dapat semakin besar dan memengaruhi daya tahan ban.

Oleh karena itu, pengendara disarankan untuk selalu memeriksa kondisi ban sebelum maupun sesudah melakukan perjalanan, terutama setelah melintasi jalan berbatu. Langkah sederhana ini dapat membantu menjaga performa ban sekaligus mengurangi risiko kerusakan yang dapat mengganggu keselamatan berkendara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....