Tidur dengan Lampu Menyala, Baik atau Tidak bagi Kesehatan?
- 28 Jul 2026 07:30 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Tidur dengan lampu menyala masih menjadi kebiasaan sebagian masyarakat, terutama bagi anak-anak maupun orang yang merasa lebih nyaman dengan pencahayaan saat beristirahat. Namun, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa kondisi kamar yang gelap umumnya lebih mendukung kualitas tidur dibandingkan ruangan yang tetap terang.
Cahaya saat malam hari dapat memengaruhi ritme sirkadian atau jam biologis tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun. Ketika tubuh terpapar cahaya, produksi hormon melatonin yang berperan dalam membantu seseorang tidur dapat berkurang sehingga kualitas istirahat menjadi kurang optimal.
| Baca juga: Inilah Manfaat Tidur Miring ke Kanan |
Menurut para pakar kesehatan, tidur dengan lampu yang terang berpotensi membuat seseorang lebih sulit memasuki fase tidur yang nyenyak. Akibatnya, tubuh dapat terasa kurang segar saat bangun dan dalam jangka panjang berisiko memengaruhi kesehatan apabila kebiasaan tersebut terus berlangsung.
Bagi orang yang membutuhkan pencahayaan karena alasan tertentu, seperti anak kecil atau lansia, penggunaan lampu tidur dengan cahaya redup dinilai lebih baik dibandingkan lampu utama yang terang. Cahaya redup dinilai lebih minim mengganggu proses alami tubuh dalam mempersiapkan waktu istirahat.
Selain mematikan lampu, masyarakat juga dianjurkan mengurangi penggunaan gawai menjelang waktu tidur. Cahaya biru dari layar ponsel, tablet, maupun komputer juga dapat menghambat produksi melatonin sehingga membuat seseorang lebih sulit tertidur.
Menerapkan kebiasaan tidur yang sehat, seperti tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, menjaga suhu kamar tetap nyaman, serta menciptakan suasana yang tenang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Pola tidur yang baik berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh, konsentrasi, dan kesehatan secara keseluruhan.
Meski demikian, kebutuhan setiap orang dapat berbeda tergantung usia dan kondisi kesehatannya. Jika seseorang mengalami gangguan tidur yang berlangsung lama atau memengaruhi aktivitas sehari-hari, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.
Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengenai pentingnya pola tidur sehat, World Health Organization (WHO) tentang pentingnya tidur berkualitas bagi kesehatan, serta Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang menjelaskan bahwa lingkungan tidur yang gelap, tenang, dan nyaman membantu meningkatkan kualitas tidur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....