Ponpes Al-Hidayah Seluma Perkuat Edukasi Tangkal Hoaks dan Paham Intoleran
- 21 Jul 2026 07:44 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Seluma – Pondok Pesantren Al-Hidayah di Desa Sukasari, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma. Pertemuan tatap muka yang membahas upaya pencegahan penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan, Senin 20 Juli 2026.
Pertemuan dihadiri Pimpinan Pengasuh Ponpes Al-Hidayah, KH. M. Mashum Muis, bersama Direktorat Intelkam subdit Kamsus Polda Bengkulu yang menyampaikan pesan mengenai pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap informasi yang beredar di media sosial maupun media daring. Edukasi tersebut menekankan pentingnya menyaring informasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar bohong maupun ajakan yang berpotensi memecah persatuan.
Dalam pertemuan itu juga disampaikan pentingnya memperkuat peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat persatuan serta menjaga kehidupan bermasyarakat yang harmonis berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Subdit Kamsus Intelkam turut mengajak pihak pondok pesantren untuk menginisiasi kegiatan silaturahmi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan itu direncanakan disertai doa bersama dan deklarasi sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong penyebaran informasi yang bertanggung jawab serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.
Pimpinan Ponpes Al-Hidayah, KH. M. Mashum Muis, menyambut baik gagasan tersebut dan menilai kegiatan seperti ini memiliki manfaat bagi masyarakat. "Konsep kegiatan yang disampaikan sangat baik untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan generasi muda agar mampu mencegah serta menangkal masuknya paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan," ujar KH. M. Mashum Muis.
Ia juga menyampaikan rencana untuk menggelar silaturahmi, doa bersama, dan deklarasi yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda di Kecamatan Air Periukan. Menurutnya, kolaborasi lintas elemen masyarakat menjadi langkah penting dalam memperkuat persatuan dan meningkatkan literasi masyarakat terhadap informasi yang beredar.
Pada akhir kegiatan, turut diserahkan dukungan berupa akomodasi kegiatan kepada KH. M. Mashum Muis selaku pimpinan pondok pesantren dalam bentuk bantuan uang tunai dan sembako. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan diharapkan dapat menjadi awal dari berbagai program edukasi yang memperkuat persatuan, meningkatkan literasi digital, serta mendorong masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....