Cara Sederhana Mengurangi Rasa Pahit pada Pare
- 30 Jun 2026 22:16 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan – Pare dikenal sebagai sayuran dengan cita rasa pahit yang khas. Rasa tersebut sering membuat banyak orang enggan mengonsumsinya, meskipun pare kaya akan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan.
Dengan teknik pengolahan yang tepat, rasa pahit pada pare dapat dikurangi tanpa menghilangkan kandungan gizinya secara signifikan. Karena itu, pare tetap layak dijadikan menu harian sebagai pilihan sayuran yang sehat dan bergizi.
Sebelum mulai mengolah pare, langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah memilih bahan yang masih segar. Pilih pare berwarna hijau cerah, bertekstur padat, dan memiliki permukaan kulit yang tidak terlalu keras karena pare yang terlalu tua umumnya memiliki rasa pahit lebih kuat.
Selain memilih pare yang tepat, jangan lupa membersihkan bagian dalamnya secara menyeluruh. Buang biji beserta lapisan putih di bagian tengah karena bagian tersebut umumnya menyimpan rasa pahit yang lebih pekat dibandingkan daging buahnya.
Salah satu cara paling populer untuk mengurangi rasa pahit adalah mengiris pare tipis-tipis, kemudian menaburkannya dengan garam. Remas pare selama beberapa menit hingga mengeluarkan cairan, lalu diamkan sekitar 15–30 menit sebelum dibilas menggunakan air mengalir hingga bersih.
Sebagian orang juga menambahkan sedikit gula saat proses peremasan. Kombinasi garam dan gula dipercaya mampu menarik cairan pahit dari jaringan pare sekaligus membuat cita rasanya lebih seimbang sehingga cocok diterapkan sebelum pare ditumis atau dijadikan isian berbagai hidangan.
Metode lain yang cukup efektif adalah merebus pare sebentar atau melakukan teknik blanching. Rebus irisan pare selama satu hingga dua menit dalam air mendidih, kemudian segera pindahkan ke dalam air es agar warna hijau dan teksturnya tetap terjaga.
Selain blanching, beberapa orang memilih merendam pare dalam air garam atau air kapur sirih selama beberapa menit sebelum dimasak. Setelah proses perendaman selesai, pare harus dibilas kembali menggunakan air bersih agar tidak meninggalkan rasa asin maupun aroma yang mengganggu.
Untuk menghasilkan hidangan yang lebih lezat, pare sebaiknya dipadukan dengan bumbu bercita rasa kuat seperti bawang putih, bawang merah, cabai, terasi, atau saus tiram. Bumbu-bumbu tersebut mampu menyeimbangkan karakter pahit pare sehingga rasanya menjadi lebih nikmat dan mudah diterima oleh lidah.
Penambahan bahan pelengkap seperti telur, daging cincang, udang, atau tahu juga dapat memperkaya cita rasa masakan. Perpaduan bahan-bahan tersebut membuat rasa gurih lebih dominan sehingga sensasi pahit pada pare menjadi lebih lembut tanpa menghilangkan karakter khasnya.
Perlu dipahami bahwa mengurangi rasa pahit bukan berarti menghilangkannya sepenuhnya. Sedikit rasa pahit justru menjadi identitas pare yang membuatnya berbeda dari sayuran lainnya dan berpadu harmonis dengan bumbu jika diolah dengan benar.
Bagi pemula yang belum terbiasa mengonsumsi pare, cobalah mengolahnya menjadi tumisan dengan bumbu yang melimpah atau mencampurkannya dengan bahan lain yang bercita rasa gurih. Seiring waktu, lidah akan semakin terbiasa sehingga rasa pahit tidak lagi terasa mengganggu, bahkan banyak orang akhirnya menyukai sensasi khas sayuran ini.
Mengolah pare dengan cara yang tepat bukan hanya membuat rasanya lebih enak, tetapi juga meningkatkan minat seluruh anggota keluarga untuk mengonsumsinya. Melalui pengolahan yang tepat, sayuran ini dapat menjadi hidangan yang lezat, bergizi, dan disukai oleh lebih banyak orang.
Jika diperlukan, saya juga dapat menyesuaikan dengan gaya bahasa jurnalistik yang lebih ringkas sesuai standar berita radio atau media daring.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....