Cara Mencuci Pakaian agar Wangi Seharian meski Dijemur di dalam Rumah
- 30 Jun 2026 15:59 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID,Bintuhan - Menjemur pakaian di dalam rumah sering menjadi pilihan saat musim hujan atau ketika lahan jemur terbatas. Namun, banyak orang mengeluhkan pakaian menjadi kurang harum, terasa lembap, bahkan menimbulkan bau apek setelah kering.
Padahal, dengan teknik mencuci dan menjemur yang tepat, pakaian tetap bisa wangi seharian meski dijemur di dalam rumah. Beberapa langkah sederhana dapat membantu menjaga aroma segar pakaian lebih lama.
Melansir informasi dari Unilever Indonesia, salah satu kunci pakaian tetap harum adalah memastikan proses pencucian berlangsung bersih. Selain itu, penggunaan deterjen dan pelembut pakaian sesuai takaran juga berperan penting menjaga kesegaran aroma.
Pemilik usaha laundry "verzha Laundry", Alvina Marisa mengatakan banyak pelanggan mengira pewangi menjadi faktor utama pakaian tetap harum. Padahal, proses pencucian yang bersih justru menjadi penentu utama.
"Kalau pakaian belum benar-benar bersih, aroma pewangi tidak akan bertahan lama. Bau apek bisa muncul kembali karena masih ada kotoran atau bakteri yang menempel di kain," ujarnya saat diwawancarai, Senin, 30 Juni 2026.
Ia menjelaskan, langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah tidak menumpuk pakaian kotor terlalu lama. Pakaian yang didiamkan berhari-hari dalam kondisi lembap berpotensi menjadi sarang bakteri penyebab bau tidak sedap.
| Baca juga: Tips Membuat Lontong agar Legit dan Pulen |
Menurutnya, penggunaan deterjen juga harus disesuaikan dengan jumlah pakaian. Terlalu banyak deterjen justru dapat meninggalkan residu yang membuat pakaian sulit dibilas dan memicu aroma kurang sedap setelah kering.
"Gunakan deterjen secukupnya. Banyak orang berpikir semakin banyak deterjen hasilnya semakin bersih, padahal tidak selalu demikian. Residu deterjen yang tertinggal justru bisa menyebabkan bau," katanya.
Setelah proses pencucian selesai, pakaian sebaiknya segera dijemur. Menunda penjemuran dalam mesin cuci atau ember terlalu lama dapat menyebabkan aroma tidak sedap berkembang akibat kelembapan.
| Baca juga: Iduladha: Resep Membuat Ketupat Pulen |
Vina juga menyarankan agar pakaian dijemur di ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik. Membuka jendela atau menggunakan kipas angin dapat membantu mempercepat proses pengeringan sehingga pakaian tidak lembap terlalu lama.
"Kalau menjemur di dalam rumah, pastikan ada aliran udara. Bisa menggunakan kipas angin atau membuka ventilasi supaya pakaian cepat kering dan wanginya tetap terjaga," ucapnya.
Selain itu, pakaian perlu diberi jarak saat dijemur. Menumpuk atau merapatkan pakaian akan menghambat sirkulasi udara sehingga proses pengeringan menjadi lebih lama.
Melansir panduan perawatan pakaian dari Good Housekeeping Institute, Pakaian yang kering sempurna memiliki risiko lebih kecil mengalami bau apek. Dibandingkan pakaian yang masih menyimpan kelembapan pada serat kain.
Untuk mempertahankan aroma harum lebih lama, pakaian yang sudah kering juga sebaiknya segera dilipat dan disimpan. Penggunaan pewangi lemari atau kantong pengharum alami seperti bunga kering dapat menjadi pilihan tambahan.
Dengan memperhatikan kebersihan saat mencuci, penggunaan deterjen yang tepat, serta memastikan sirkulasi udara saat penjemuran. pakaian dapat tetap harum dan segar sepanjang hari meski dijemur di dalam rumah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....